TOP
REVIEWS
Review: HTC Desire C
Desire Termungil Jedag-jedug
Jun 28 2012 11:35AM
Nilai kami
(Cara Menilai)
7.9
40
21279

HTC Desire C dahulunya dikenal dengan nama Golf dan Wildfire C, kini smartphone asal Taiwan tersebut sudah resmi hadir di Indonesia. Pada peluncurannya 6 Juni lalu, HTC juga menghadirkan keluarga Desire lainnya seperti Desire VC, dan Desire V. Ketiga keluarga Desire ini sudah dibenamkan teknologi Beats Audio.

Diantara Desire VC, dan Desire V, smartphone Desire C merupakan produk kategori low-end dari HTC. Meski dalam kategori tersebut, Desire C hadir dengan sistem operasi Android yang up-to-date, Ice Cream Sandwich. Di Indonesia, HTC Desire C dibandrol sekitar Rp 2,5 juta. Seperti apakah performa HTC Desire C? Simak review lengkapnya di bawah ini.

Spesifikasi Utama

  • Prosesor Snapdragon 600 MHz single-core
  • GPU Adreno 200
  • Android 4.0 ICS
  • HTC Sense UI v4.0
  • Layar LCD 3.5'', 480 x 320 pixel
  • RAM 512 MB
  • Memori internal 4 GB
  • Kamera 5 MP autofocus
  • Beats Audio
  • Baterai 1230mAh




Desain dan Body
HTC Desire C memiliki desain yang mungil. Dengan ukurannya yang tidak besar membuatnya pas di kantong saku, pas digenggam, serta beratnya pun cukup ringan. Seperti produk HTC lainnya, Desire C tetap unggul pada desain dan build quality-nya. Bentuk keempat siku ponsel ini melengkung halus dan sudutnya ini memiliki permukaan yang lebih rendah. Sementara untuk bagian belakang, terbuat dari bahan kesat dan tidak licin ketika di genggam.

Pada bagian muka, dibagian atasnya terdapat sensor cahaya, proximity, dan earpiece yang berbentuk lubang-lubang kecil seperti bergerigi. Sementara dibagian bawah mukanya terdapat tiga tombol kapasitif, yakni Back, Home, dan Menu Recent. Tombol Recent ini akan menampilkan sejumlah aplikasi yang digunakan terakhir. Di sekeliling layarnya dibalut frame yang terbuat dari logam sehingga menambah cantik desainnya.



Pada bagian belakang terdapat kamera beresolusi 5 MP tanpa flash dan sebuah speaker. Sementara pada sisi bagian bawah cover terdapat logo Beats Audio dan lubang untuk aksesori gantungan. Di bagian sebelah kanan body terdapat lubang charger/data transfer. Di bagian kiri body terdapat tombol volume. Di bagian atas body terdapat tombol power/lock, lubang strap dan lubang jack audio 3,5mm. Pada bagian bawah body hanya terdapat microphone.

HTC Desire C Review Gallery


Antarmuka
HTC Desire C menggunakan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich dan antarmuka HTC Sense v4.0. Layarnya berukuran 3,5 inci (165 ppi pixel density) dan beresolusi 320x480. Meski resolusinya tidak terlalu besar, namun berkat antarmuka HTC Sense tampilannya memiliki kesan lembut dan elegan.

Pada halaman lock screen terdapat informasi standar seperti informasi waktu, tanggal, baterai, koneksi, dll. Terdapat empat buah shortcut yang bisa dikustomisasi sesuai keinginan Anda. Saat menarik salah satu shortcut ini ke dalam cincin (ring/tombol lock), maka aplikasi tersebut akan langsung terbuka tanpa harus membuka kuncinya terlebih dahulu.



Halaman Home terdapat informasi waktu dengan tampilan jumbo seperti khas HTC pada umumnya. Juga terdapat widget cuaca, shortcut Play Store dan folder Favorites. Pilihan style HTC Sense UI pada Desire C hanya disediakan sedikit, namun Anda masih bisa mengunduh style dan scene lainnya.

HTC Desire C Review Gallery

HTC Desire C Review Gallery

Pada halaman drawer menampilkan aplikasi-aplikasi dengan dimensi 4x4 icon dan dibagian atasnya terdapat bar dengan tiga pilihan perintah, yakni pencarian, menu dan Play Store. Aplikasi-aplikasi ini juga bisa disortir berdasarkan tanggal, abjad, dan lainnya.


HTC Desire C Review Gallery


Input Teks
HTC Desire C menggunakan keyboard virtual full QWERTY. Seperti yang sudah dikenal, HTC memang memiliki layout keyboard sendiri dengan UI Sense-nya. Anda dapat dengan mudah mengganti keyboard menjadi angka, symbol, atau menulis dengan menggambar dengan menyapu keyboard ke kanan atau kiri. Selain bahasa latin, HTC Desire C juga memiliki input keyboard bahasa Mandarin.



HTC Desire C Review Gallery

HTC Desire C Review Gallery


Contact
Untuk tampilan Phonebook, Desire C tidak jauh berbeda dengan antarmuka HTC pada umumnya. Di Desire C terdapat tiga opsi pada bar bagian bawah, yakni People, Groups dan Call History. Sementara pada bar atas terdapat pilihan membaca Phonebook dari SIM card, telepon, akun Google, dan lainnya. Disebelahnya terdapat opsi Search, Add, dan Menu untuk menampilkan opsi lainnya.


HTC Desire C Review Gallery


Messaging
Pada tampilan SMS Desire C bisa dikatakan sama saja dengan HTC lainnya, dan pada bagian bar atas ditambah opsi Menu. Ponsel ini juga dilengkapi aplikasi e-mail bawaan dan tak ketinggalan aplikasi Gmail. Untuk aplikasi e-mail bawaan sudah disiapkan beberapa penyedia layanan e-mail seperti Yahoo! Mail, Gmail, Hotmail, dan lainnya. Pengguna tinggal memasukkan username dan password tanpa perlu melakukan setting lagi. Juga disertakan opsi manual untuk selain penyedia e-mail tadi.



HTC Desire C Review Gallery

HTC Desire C Review Gallery


Kamera
HTC Desire C dilengkapi kamera beresolusi 5 megapiksel namun tidak disertakan lampu flash dan tombol fisik shutter. Seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk memudahkan masuk ke dalam aplikasi kamera ini cukup mudah meski keadaan ponsel sedang dalam terkunci. Pengguna cukup menarik icon kamera dan memasukkannya ke dalam lingkaran.


Pada menu pengaturan kamera ini terdapat 13 opsi, yakni Self Timer, Image Resolution, Video Quality, Review Duration, Image Adjustments, ISO, White Balance, Storage, Camera Options, Video Options, Camera Interface, Auto Upload, dan Reset to default. Pada menu Image resolution juga terdapat pilihan resolusi yang ingin ditangkap, 5M (2592 x 1728), 3M (2048 x 1360), 1M (1280 x 848), dan small (640 x 416). Kami mencoba menjepret beberapa foto menggunakan Desire C, hasilnya cukup baik. Sentuhan editing pasca pengambilan juga tersedia di Desire C.

HTC Desire C Review Gallery

Foto yang sudah disimpan bisa diputar, crop, dan efek. Efek yang disediakan pun cukup beragam, mulai dari filter, vignette, level, exposure, sharpness, frame dan lainnya. Tak ketinggalan thumbnail preview untuk mempermudah mengaplikasikannya.

HTC Desire C Review Gallery

Berikut ini adalah hasil jepretan HTC Desire C:






Perekaman Video
Pada mode perekaman video, HTC Desire C mampu merekam video hingga resolusi 640 x 480 dan disimpan dalam fotmat MP4. Ketika kami mencoba, video yang dihasilkan terbilang standar-standar saja. Namun demikian, untuk penggunaan sehari-hari, kami rasa kemampuan ini sudah cukup.


HTC Desire C Review Gallery

Berikut ini adalah hasil perekaman video HTC Desire C:

Gallery
Aplikasi penampil gambar pada HTC Desire C masih sama seperti ponsel Android HTC pada umumnya. Foto dan video tampil di Gallery dan dikategorikan berdasarkan foldernya dengan animasi tertumpuk. Layar Desire C juga sudah mendukung multitouch, sehingga untuk melakukan pinch-to-zoom dapat berjalan baik.



HTC Desire C Review Gallery

HTC Desire C Review Gallery


Pemutar Musik
Ini dia bagian andalan dari Desire C. Ponsel ini sudah dibenamkan teknologi Beats Audio. Dengan teknologi ini, hasil suara yang keluar lebih baik dan cocok bagi Anda yang gemar mendengar musik. Beats Audio hanya bisa dipakai ketika menancapkan headset. Setelah headset terpasang, Beats Audio langsung berjalan dan menyesuaikan tingkat bass, treble dan lainnya secara otomatis. Fitur ini juga bisa dimatikan jika ingin mendengar musiknya secara normal. Ketika kami mencobanya, hasil suara yang keluar berdentum baik, lebih nge-bass dan lebih 'bertenaga'. Namun saat mendengarkan tanpa mengaktifkan Beats Audio, suaranya tergolong biasa. Disediakan juga aplikasi musik lain seperti TuneIn Radio dan SoundHound. Sayangnya pada paket yang kami terima hanya disediakan headset HTC standar, bukan headset khusus Beats Audio, jadi hasil keluaran Beats Audio tidak maksimal.




HTC Desire C Review Gallery


Radio FM
HTC Desire C merupakan salah satu smartphone yang menonjolkan kualitas audio. Tak ketinggalan fitur Radio FM juga melengkapi smartphone ini. Tampilan aplikasi radio bergaya modern dengan angka frekuensi menjadi sorotan yang utama. Pengguna bisa mencari gelombang dengan mengatur jarum frekuensi, menekan next, atau pencarian next otomatis. Juga terdapat loud speaker dan penyimpanan saluran. Sayangnya teknologi Beats Audio tidak berjalan untuk Radio FM ini.


Saat Anda mendengar lagu namun tak mengetahui judul lagu dan penyanyinya, cukup aktifkan SoundHound (aplikasi bawaan) yang ada di bar atas. SoundHound akan mencocokkan suara lagu yang diputar dan mencarinya. Kemudian akan tampil informasi penyanyi, judul lagu dan waktu rilisnya.

Kami mencobanya dengan mendengarkan lagu Indonesia dan Barat. Beberapa lagu yang kami coba dapat dikenali dengan baik, terutama lagu Barat. Namun terkadang SoundHound juga tak bisa mengenali lagu yang kami putar.

HTC Desire C Review Gallery


Pemutar Video
Desire C tidak dilengkapi aplikasi pemutar video bawaan. Jadi untuk memutar file video dilakukan dari menu Gallery. Dengan layarnya yang berukuran 3,5 inci (resolusi 320 x 480), ponsel ini tentu bukan pilihan bagi Anda yang gemar menonton video HD. Namun Desire C tetap mendukung format AVI, MP4, dan WMV. Satu hal yang menarik adalah disediakannya fitur Capture Video. Fitur ini juga ada pada sebagian ponsel HTC lainnya. Ketika memutar video, ditampilkan icon kamera di sebelah kanan. Bagi Anda yang ingin mengambil screenshot video tersebut, cukup menyentuh icon kamera tadi. Namun jika Anda tidak membutuhkannya, fitur ini juga bisa dinonaktifkan.


HTC Desire C Review Gallery


Browser
Aplikasi browser bawaan Desire C mampu membuka 6 tab secara bersamaan. Browser ini juga sudah mendukung Flash, jadi video flash dapat diputar langsung melalui website. Situs TeknoUp versi full yang kami cobakan dapat dibuka dengan baik. Proses pinch-to-zoom juga berjalan cukup halus.


HTC Desire C Review Gallery


Benchmark
Neocore: 56.6fps
AnTuTu: 2247 poin
Quadrant: 1300
NenaMark1: 51.5fps
Multitouch: maksimal 4 sentuhan

HTC Desire C Review Gallery

Konektifitas
Untuk urusan konektifitas, Desire C juga sama seperti smartphone Android pada umumnya. Terdapat Wi-Fi, Bluetooth 4.0, 3G HSDPA, microUSB, GPS, dan Wi-Fi tethreng. Sinyal Wi-Fi yang ditangkap Desire C ini cukup baik. Disediakan opsi Best Wi-Fi performance untuk meningkatkan kualitas koneksi Wi-Fi. Jika fitur ini aktif, tentunya akan menambah konsumsi tenaga baterai.



Aplikasi Bawaan
Adobe Reader
Dropbox
eBuddy XMS
Polaris Office
SoundHound
TuneIn
Teeter


Daya Tahan Baterai
Htc Desire C menggunakan baterai berkapasitas 1230mAh. Baterai ini kami rasa cukup sesuai dengan konsumsi daya Desire C yang tidak terlalu besar. Layarnya berukuran 3,5 inci dan prosesornya 600MHz tentunya tidak terlalu memakan daya yang besar. HTC mengimbangi dayanya untuk keperluan memutar musik.



Kesimpulan
HTC Desire C datang dengan harga Rp 2,5 juta. Harga ini terbilang cukup over price jika melihat prosesor yang digunakan. Sesekali kami menemukan lag/kurang lancar ketika membuka/berpindah aplikasi. Bagi penggemar game dan video berkualitas tinggi nampaknya smartphone ini kurang cocok untuk Anda. Jika dibanding smartphone yang baru beredar sekarang, umumnya dengan harga sebesar itu, kebanyakan ponsel sudah menggunakan prosesor 800MHz ke atas. Namun untuk Desire C, sepertinya HTC membuatnya memang bukan untuk 'berperang'.

HTC lebih menonjolkan sisi desain, build quality dan audio. Untuk Anda penggemar stylish, desain quality dan musik, smartphone ini bisa dijadikan salah satu pilihan. Android Ice Cream Sandwich dan antarmuka HTC Sense lagi-lagi menjadi penambah aroma desain yang lembut. Juga teknologi Beats Audio ikut menjadi pertimbangan bagi penggemar musik. Namun sayangnya headset yang disediakan dalam paket yang kami terima hanya disertakan headset biasa saja, bukan headset khusus Beats Audio.

Kelebihan

  • Teknologi Beats Audio
  • Desain cantik dan elegan
  • Antarmuka HTC Sense
  • Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Kekurangan

  • Harga mahal
  • Prosesor hanya 600 MHz
  • Headset penjualan belum mendukung Beats Audio secara maksimal



Kembali ke atas


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Otterbox iPhone 5 Resurgence Case
Lakukan Pengisian Daya Tanpa Kabel
0
Dec 19 2014
Nodus iPhone 6 Access Case dengan Micro Suction
Case Ajaib untuk iPhone Anda dari Nodus
1
Dec 18 2014
Pelican iPhone 6 ProGear™ Voyager Case
Case multi-fungsi memberikan perlindungan ekstra pada iPhone 6 Anda
0
Dec 16 2014
Peel iPhone 6 and iPhone 6 Plus Super Thin Case
Memberikan keamanan lebih yang tidak terlihat pada iPhone Anda
0
Nov 14 2014
Noreve iPhone 6 and iPad Mini Premium Leather Case
Memberikan kesan Mewah pada iPhone Anda yang makin 'berharga'
0
Nov 14 2014
Sony Xperia M2 Aqua
Penyelam di Kelas Menengah
23
Nov 13 2014
Sony Xperia Z3 Compact
The Little Cobra
46
Nov 11 2014