TOP
REVIEWS
Review: Samsung DV300F
Compact Beresolusi 16,1 MP dengan Dual LCD + WiFi
May 11 2012 11:08AM
Oleh Husodo
Nilai kami
(Cara Menilai)
7.9
6
6601

Perkenalan
Samsung DV300F merupakan kamera compact dengan resolusi 16,1 megapiksel dan 5x optical zoom. Dibekali kemampuan WiFi dan dual LCD. Benar, Samsung DV300F menghadirkan LCD belakang berukuran 3 inci sementara LCD depan berukuran 1,5 inci. LCD depan ini memudahkan pengguna untuk memotret diri sendiri. Seperti tagline yang ditulis, Front LCD for Easy Self-Potrait.


Fitur WiFi yang disematkan juga mempermudah pengguna melakukan transfer foto maupun video. Sama seperti Samsung WB150F, fitur WiFi di Samsung DV300F juga bisa dimanfaatkan untuk remote viewfinder serta upload langsung ke situs jejaring sosial seperti Facebook, Youtube, ataupun Picasa. Pada media penyimpanan, disediakan slot memori untuk tipe microSD.

Bagi Anda yang gemar mengedit gambar, DV300F mediakan 12 template Magic Frame. Juga terdapat Funny Picture, Motion Photo dan Photo Editor. Memiliki 7 kombinasi white balance dan rentang ISO 80 hingga 3200. Seperti apa performa dan kualitas gambar yang dihasilkan Samsung DV300F? Simak review kami berikut.


Desain dan Menu Kontrol
Terbuat dari bahan plastik berwarna hitam, terlihat kokoh seperti berbahan full metal. Di bagian atas terdapat speaker, mic, tombol F.LCD untuk menghidupkan LCD depan, tombol power dan zoom yang digabung dengan tombol shutter. Pada bagian belakang terdapat LCD utama berukuran 3 inci dan terdapat tombol Home, Menu, Play dan Trash. Sementara tombol navigasi diisi shortcut Display, Flash, Macro dan Timer. Untuk berpindah fungsi atau memindah menu kontrol, pengguna bisa menekan tombol Home yang bergambar rumah.



Di bagian bawah terdapat ulir tripod dan baterai. Sementara slot microSD berada di dalam tempat baterai. Pada sisi sebelah kanan body hanya terdapat slot yang bisa digunakan untuk video output, power charger, dan untuk data transfer melalui kabel. Juga disediakan tempat gantungan di atas slot tersebut.

Pada bagian depan body, terdapat Front LCD berukuran 1,5 inci. Pengguna bisa menghidupkan F-LCD ini untuk memotret diri sendiri. Selain itu F-LCD juga bisa menampilkan hitungan mundur pada saat memotret dengan Timer serta bisa menampilkan animasi kartun pada mode Scene Children. Warnanya yang hitam dan bentuknya yang tidak seperti LCD utama (tanpa dilapisi kaca) dapat menyamarkan LCD ini. Saat pertama melihat, kami mengira bagian ini termasuk ke dalam body. Namun posisinya yang berada di kanan kadang tersentuh jari secara tak sengaja. Ada baiknya pengguna membersihkan tangannya dari minyak , air dan kotoran lain sebelum memegang kamera ini.


Samsung DV300F Review Gallery




Performa
Kecepatan startup Samsung DV300F yang kami catat sekitar 1 hingga 1,1 detik. Pada mode burst shoot, kamera ini mampu menangkap 9 gambar perdetik pada resolusi 640x480. Sementara untuk continuous menghasilkan 1,6 gambar perdetik.

Auto fokus ketika memotret bergerak cepat. Namun saat dihadapkan pada objek low-light, auto fokus mengalami kesulitan. Kami melakukan zoom terhadap objek low-light, dan auto fokus harus menekan setengah tombol shutter untuk mendapatkan titik fokus. Sementara pada modus video, autofokus bergerak agak lambat. Ada dua pilihan auto fokus saat merekam Movie, yakni Normal (AF) dan Macro. Pada mode Movie fokus Macro, lensa dapat merekam objek dekat, namun ketika kamera ditarik mundur atau zoom out, fokus tidak berubah, alias gambar menjadi blur. Pada kebanyakan kamera, menekan setengah shutter akan mencari titik fokus, namun saat merekam dalam modus ini, menekan setengah shutter justru akan menghentikan perekaman.


Fitur
Pada modus Scene, terdapat fitur Picture in Picture, Self Shot, Children, Jump Shot, Beauty Shot Intelligent Potrait, Night Shot dan Close-up Shot. Ketika menghidupkan modus Self Shot, layar LCD depan akan menyala. Dalam LCD depan tersebut tampil layaknya LCD belakang. Jadi seperti cermin, pengguna dapat dengan mudah memotret diri sendiri dengan melihat posisinya pada layar LCD yang ada di depan body.


Fitur yang menarik lainnya adalah Children. Fitur ini ditujukan untuk memotret subjek anak-anak. Jika pengguna mengaktifkan Children, akan muncul gambar gerak kartun penguin Pororo di LCD depan. Selain itu juga terdengar suara-suara efek lucu yang masih terkesan untuk anak-anak. Video singkat yang muncul di layar depan body ini dapat membantu agar subjek mengarahkan pandangannya ke kamera. Seperti yang diketahui, memotret subjek anak-anak memang sangat sulit diarahkan. Namun dengan fitur Children ini, bisa sangat membantu menarik perhatian subjek.


Ada juga fitur Wi-Fi. Fitur ini sama dengan fitur pada Samsung WB150F. Terdapat MobileLink, Remote Viewfinder, Social Sharing, Email, Cloud, Auto Backup dan TV Link. Fungsi MobileLink adalah pengguna dapat mengakses foto-foto yang ada di dalam kamera dengan smartphone Android atau iPhone melalui WiFi. Sementara Remote Viewfinder memungkinkan pengguna mengambil foto/melakukan remote secara jarak jauh menggunakan smartphone. Sementara Social Sharing memungkinkan pengguna mengunggah foto langsung ke situs Facebook, Picasa, Youtube, dan Photobucket melalui jaringan WiFi.

Samsung DV300F Review Gallery

Samsung DV300F Review Gallery

Samsung DV300F Review Gallery



Kualitas Gambar dan Noise
Tes ISO yang kami lakukan dimulai dari ISO 80 hingga 3200 pada sebuah boneka berwarna mayoritas merah. Meski tak menggunakan lensa Schneider KREUZNACH seperti WB150 F, seri DV300F juga menghasilkan foto ISO 80 secara jernih. Sementara ISO 400 sudah terlihat mulai menghasilkan noise. Perhatikan perbedaan ISO pada foto berikut.

SAM_0004

iso

Kualitas foto juga baik ketika kami memotret daun berlatar langit biru. Hasil yang memuaskan untuk kamera sekelas compact. Sementara pada foto lain yang berobjek pohon, hasil foto menunjukkan terdapat purple fringing ketika hasil kami zoom 100%.

pf

Movie
Samsung DV300F memiliki kemampuan merekam video hingga resolusi HD (1280x720) 30fps. Pilihan ukuran lain adalah VGA, QVGA dan 240 WEB. Pada masing-masing resolusi, juga terdapat pilihan frame rate 30fps dan 15fps. Kami mencoba merekan dengan resolusi HD 30fps. Hasilnya sebuah video berdurasi singkat, dapat bergerak dengan baik untuk kelas kamera compact.

Sementara pada uji coba kedua di mode fokus Macro, kami mendapatkan kamera ini tidak melakukan auto fokus saat perpindahan objek. Video ketiga kami merubah fokus pada mode normal (bukan Macro). Perhatikan video-video berikut.



Contoh Foto

SAM_0050

SAM_0066

SAM_0022

SAM_0047

SAM_0053

SAM_0064


Kesimpulan
Samsung DV300F merupakan kamera jenis compact dengan resolusi yang terbilang cukup tinggi, yakni 16,1 megapiksel. Menggunakan lensa Samsung dengan bukaan diafragma yang cukup besar, yaitu f/2.5 dapat menghasilkan rasa bokeh. Sementara foto yang dihasilkan terbilang baik untuk kondisi tertentu. Untuk ISO 80 dan 100 menghasilkan gambar yang jernih.

Fitur video juga terbilang lumayan, namun sayangnya kami menemukan beberapa masalah pada auto fokusnya. Ketika merekam perpindahan objek dalam modus Macro, auto fokus tidak bekerja otomatis.

Fitur unggulan yang dibawa kamera ini adalah dual LCD dan WiFi. Dual LCD sangat membantu memotret diri sendiri dan memotret subjek anak-anak.

Sementara pada kebanyakan kamera biasanya media penyimpanan menggunakan memori SD, namun pada DV300F ini menggunakan memori microSD. Perbedaan media penyimpanan ini memang agak mengganggu, karena kita harus membawa dua jenis memori yang berbeda ketika juga membawa kamera lain.

Kelebihan:

  • Dual LCD (belakang dan depan)
  • Ada fitur Children untuk memotret subjek anak-anak
  • Resolusi 16,1 megapiksel
  • Memiliki fitur WiFi
  • Merekam video HD
  • Kualitas gambar baik pada ISO kecil
  • Bukaan lensa lumayan besar f/2.5

Kekurangan:

  • Memori penyimpanan berjenis microSD
  • Autofokus pada video kurang baik
  • ISO 200 sudah menampilkan noise, meskipun sedikit
  • Kualitas gambar pada kondisi tertentu kurang baik

TeknoUp


Kembali ke atas
BACA INI JUGA
5
21 Aug 2014
12
19 Aug 2014
42
19 Aug 2014
8
19 Aug 2014


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Oppo N1 Mini
Untuk Selfie yang Lebih Baik
5
Aug 21 2014
Sony Xperia T3
Akan Datang
8
Aug 19 2014
Asus Memopad HD 7
Tablet Entry Level dengan Stamina Tinggi
9
Jul 18 2014
Samsung Galaxy S5
5emakin Mengerti Anda
42
Jul 12 2014
Himax Pure III
High to the Max with Octa-core
23
Jul 4 2014
Xperia T2 Ultra dual
Si Mata Besar nan Tampilan Bening
51
Jul 4 2014
LG G3
Simple for the New G
29
Jun 27 2014
OPPO Yoyo
Mengayun di Kelas Mid-end
18
Jun 20 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.