TOP
REVIEWS
Review: Sony Tablet S
Tablet Android Pertama Sony
Apr 30 2012 12:51PM
Nilai kami
(Cara Menilai)
8.5
39
21984

Inilah tablet pertama yang hadir dari raksasa elektronik Jepang, Sony. Diberi nama yang sangat simpel, ''S'', desain dan fitur dari tablet yang menggunakan OS Android 3.2 Honeycomb ini tidak sesederhana namanya. Prosesor dual core NVidia Tegra 2 1Ghz, layar 9,4 inci beresolusi 1280x800 piksel, kamera 5MP dan perekam video 720p turut mempersenjatai tablet yang memiliki konektifitas WiFi ini (non-3G). Dengan harga hampir Rp. 5 juta, yang tergolong mahal untuk tablet non 3G, bagaimana kemampuan dan performa Sony Tablet S dibanding tablet pesaing? Tunggu review selengkapnya di TeknoUp.

Desain dan Bodi
Tablet Sony S ini bisa dibilang desainnya sangat khas Sony, tidak seperti tablet Android lainnya yang biasanya mirip dan berdesain segaris dengan Apple iPad. Bahan plastik glossy hitam menyelimuti bagian depan dan belakang namun khusus bagian belakang dilengkapi. dengan dot-dot yang menjamin tablet ini memiliki grip yang kuat ketika dipegang. Desainnya yang unik dan nyeleneh terutama diakibatkan bagian atas melengkung, makin ke bawah makin tipis yang membuat tablet ini mirip Ultrabook atau notebook jika dilihat dari samping.







Tombol-tombol (volume dan lock/power) ada di sebelah samping kanan sedangkan port USB dan kartu SD di sebelah kiri, tertutup. Speaker stereo terbagi di bagian kiri dan kanan Tablet S, menjamin suara yang lebih surround. Port charger ada di bawah, dengan port yang tidak umum. Chargernya pun seperti charger laptop memiliki adaptor charger, seperti charger laptop atau PSP.



Sony Tablet S Review Gallery


Layar
Sony S memakai layar jenis TruBlack sama dengan pada Sony P dan beresolusi 1280x800 piksel. Namun ukuran diagonalnya tidak biasa, 9,4 inci, lebih kecil daripada iPad 2 (9,7 inci) dan Galaxy Tab 10.1. Meski begitu kualitas layar yang digunakan dapat bersaing dengan kedua pesaing utamanya itu, malah untuk tingkat kontras menurut saya lebih bagus dari kedua tablet tersebut. Apalagi saat Anda menggunakan Tablet S untuk menonton video. Untuk sudut penglihatan tergolong sangat baik. Namun dalam kondisi pencahayaan yang terang layar tablet ini sangat reflektif sehingga mengurangi kenyamanan penggunaan.




Antar Muka
Sony benar-benar berdedikasi tinggi untuk tablet Android ini, mereka membuat antar muka yang benar-benar terkostumisasi dengan baik. Ikon-ikon tampil beda. Di bagian homescreen yang terdiri dari 5 halaman, Anda dapat menambahkan application, widget, wallpaper dan lain-lain (bookmark, contact, dan bisa ditambahkan sendiri). Di sebelah kanan atas ada ''Favorites'' yang berisi hal-hal apa saja yang baru seperti daftar game, video, musik dan foto yang baru ditambahkan, bookmark dan lain-lain. Menu Google search ada di sebelah kiri atas beserta beberapa akses pintas.

Tombol back, Home dan Most recent apps berada di ujung bawah kiri layar, di area yang mirip taskbar pada Windows. Ketiga tombol ini muncul terus selama Anda menggunakan tablet ini, baik di Home, menu utama dan menu di dalamnya, karenanya tablet Honeycomb tidak memerlukan tombol fisik. Sementara indikator sinyal Wifi, batere, jam dan akses pintas pengaturan ada di sebelah kanan bawah. Notifikasi muncul di bagian ini, dengan warna biru yang gelap dan berukuran kecil sehingga tidak mencolok dan mungkin saja terlewatkan.

Sony Tablet S Review Gallery



Menu utama menggunakan latar belakang berwarna putih. Susunannya tidak bisa diatur sesuka Anda, namun dapat diatur berdasarkan alfabet dan juga berdasarkan aplikasi terbaru. Aplikasi bisa diberikan separator yang bisa diberi nama untuk menjadi pemisah antar aplikasi.

Sony Tablet S Review Gallery



Jika tidak diberikan widget atau live wallpaper yang berat maka kinerja Tablet S baik-baik saja (kondisi Homescreen standar bawaan Sony). Jika ditambahkan kedua hal tersebut performa bisa agak menurun, namun bisa dikatakan tidak terlalu mengganggu.


Input Teks
Secara default input teks hanya ada satu metode input saja, dengan berbagai pilihan seperti sound, voice input, sugesti kata-kata, auto-correct, dan masih banyak lagi. Untuk melakukan select text mudah, silakan menahan layar di teks yang diinginkan lalu melakukan drag dan tinggal memilih pilihan cut, copy dan menaruh di clipboard. Karena layar yang besar, tentu penulisan lebih mudah, apalagi susunan keyboardnya sendiri hampir seperti keyboard komputer.

Sony Tablet S Review Gallery



Contacts
Meskipun tidak bisa digunakan untuk menerima maupun melakukan panggilan, namun tentunya Tablet S masih memiliki phonebook. Dengan layar besar melihat jajaran kontak tentu saja lebih mudah, list kontak di sebelah kiri dan detail kontak terlihat di samping kanan. Sementara pilihan kategori, bar pencarian, kontak baru dan setting di sebelah atas. Seperti biasa Anda dapat melakukan sinkronisasi kontak dengan akun jejaring sosial Anda dan akun GMail Anda.

Sony Tablet S Review Gallery



Messaging
Berhubung SMS tidak tersedia di tablet S, maka untuk messaging opsi yang tersisa adalah email dan Google Talk (instant messenger). Seperti biasa GMail untuk Android sangat nyaman digunakan dengan fitur berlimpah yang mirip dengan fitur pada Gmail versi PC. Tampilannya intuitif, semua folder (starred, important, chat, outbox, drafts dan lain-lain) ada di bagian kiri.

Sony Tablet S Review Gallery



Google Talk sendiri kurang lebih sama dengan Android kecuali perbedaan tampilan saja. Fitur-fiturnya antara lain sign in otomatis, IM notif, video chat dan block friend. Jika Google Talk kurang untuk Anda, masih banyak aplikasi IM lainnya seperti WhatsApp, Yahoo Messenger dan lain-lain.

Sony Tablet S Review Gallery



Kamera
Sony Tablet S dibekali dengan kamera dengan resolusi cukup tinggi yakni 5 megapiksel untuk kamera belakang. Fitur-fiturnya tidak sebanyak kamera pada smartphone Xperia S, namun tentunya saya rasa tablet jarang digunakan untuk memotret. Fitur-fiturnya antara lain resolusi (VGA-5MP), digital zoom, Store location, tingkat kecerahan, white balance, Scene dan satu hal lagi yang kemungkinan akan sangat berguna, Focus Mode (Macro, Macro Fixed, Auto dan infinity). Tidak seperti biasanya, viewfinder sewaktu memotret berukuran kecil. Di bawahnya ada akses pintas ke foto-foto yang sudah Anda ambil. Fitur continous autofocus maupun touch to focus tidak ada di Tablet S, jadi kamera baru akan mengambil fokus jika Anda memotret.

Sony Tablet S Review Gallery



Hasil kamera
Photobucket

Photobucket

Photobucket



Perekaman Video
Untuk merekam video, tablet S mampu merekam format mp4 dengan resolusi 1280x720 piksel. Fitur-fiturnya lebih sedikit dari kamera, antara lain: kualitas, exposure, white balance dan time-lapse. Tampilannya sama saja dengan kamera. Sewaktu Anda merekam video, kamera akan secara otomatis mencari fokus (continous autofocus) sehingga Anda bisa merekam video dalam jarak dekat dan berpindah ke jarak jauh serta sebaliknya tanpa melakukan apapun.

Sony Tablet S Review Gallery



Hasil perekaman video cukup bagus, dengan bitrate 6500kbps dan framerate 30 frame per detik. Terlebih ada continous autofocus sehingga bisa merekam video jarak dekat dan berpindah-pindah fokus.


Galeri
Galeri di Tablet S adalah ala Honeycomb yang memakai efek 3 dimensi yang mengikuti akselerometer ala tablet. Baik foto maupun video tertampil disini, namun Anda bisa mengaturnya, membuat yang tampil hanya image ataupun sebaliknya. Foto-foto dapat dilihat berdasarkan album (folder), waktu, lokasi, tag dan ukuran.

Sony Tablet S Review Gallery



Foto dapat dishare melalui Picasa, bluetooth, gmail dan lain-lain. Foto dapat dilihat berdasarkan lokasi. Yang cukup menarik adalah Anda bisa melihat detail-detail (file EXIF) dari tiap foto, seperti model kamera, focal length, ISO, exposure dan lain-lain yang digunakan sewaktu memotret. Untuk pengeditan ada beberapa fitur yakni rotate dan crop.

Sony Tablet S Review Gallery



Pemutar Video
Meskipun Gallery juga menampilkan video, namun Tablet S memiliki aplikasi pemutar video sendiri. Disini Anda bisa langsung melanjutkan video terakhir yang Anda tonton, melihat daftar video berdasarkan grid, list dan cover art. Lalu ada juga fitur dynamic normalizer (agar level volume tiap file tidak berbeda jauh), xLoud (menambah tingkat loudness speaker Tablet S), Clear Phase (meningkatkan kualitas audio speaker) dan update database.

Meskipun memiliki fitur lumayan banyak, namun format yang bisa diputar Tablet S tidak banyak. Format MP4 bisa ditonton, tapi terbatas sampai resolusi 720p saja. Untuk resolusi 1080p, file-nya terbaca namun Tablet ini tidak bisa memutarnya. Sementara file .mkv dan .avi maupun subtitle .srt tidak terbaca sama sekali.

Sony Tablet S Review Gallery



Pemutar Musik
Tampilan pemutar musik di Tablet S sangat menarik, dalam mode Cover Art. Tampilan album artberserakan di layar, dan bisa Anda pindah-pindahkan sesuka hati. Mode cover art ini ada dua kategori yakni album dan artists. Sementara untuk mode Library kategorinya lebih banyak lagi (genre, release year, recently added dan lain-lain). Anda dapat menambahkan cover art sendiri dan juga lirik (format .txt dan .lrc maupun Anda tulis sendiri langsung di tablet ini)

Sony Tablet S Review Gallery



Kualitas loudspeaker pada Tablet S bisa dibilang bagus, meskipun dalam hal tingkat bass tentunya tidak bisa mengalahkan speaker PC, namun berkat posisi speaker kiri dan kanan efek surround cukup terasa, apalagi ditambah teknologi xLOUD (menambah tingkat loudness speaker Tablet S) dan Clear Phase (meningkatkan kualitas audio speaker)



Konektivitas
Tablet ini tidak memiliki jaringan seluler jadi untuk koneksi internet Anda hanya bisa bergantung pada WiFi 802.11 b/g/n. WiFi dilengkapi dengan DLNA untuk memutar file multimedia di perangkat lain yang mendukung. Lainnya adalah bluetooth 2.1 dan koneksi micro USB untuk berhubungan dengan PC. Sayangnya tidak ada micro HDMI di Tablet S.

Sony Tablet S Review Gallery



Web Browsing
Browser Sony Tablet S bisa membuka tab sampai maksimal 16 buah, sudah lebih banyak dari rata-rata ponsel Android yang biasanya 8 buah. Saat membuka website TeknoUp yang dipenuhi banyak konten, saat di-scroll ada terasa lag namun tidak terlalu mengganggu.

Sony Tablet S Review Gallery



Saat melakukan streaming video Youtube langsung dari browser, video 720p tertampil dengan lancar, smooth dan sempurna, namun saat memutar video 1080p hanya suara yang keluar. Meski begitu memang mubazir jika Anda memutar video 1080p di layar tablet yang hanya 1280x800 piksel saja, 720p sudah maksimal dan efektif. Performanya saat memutar video 720p stabil dan lancar.

Sony Tablet S Review Gallery


Untuk fitur-fitur yang tersedia di browser adalah Incognito tab, find, share, save, dan berbagai pengaturan standar seperti sinkronisasi dengan Google Chrome, cache, cookies, javascript, ukuran teks, autofit, encoding dan lain-lain.
GAMBAR

Aplikasi Bawaan
Evernote, Google Maps (version 5.10.1), Latitude, Android Market, Crash Bandicoot (game PlayStation One, Sony Tablet S sendiri memiliki sertifikasi PlayStation untuk memainkan game PS tertentu), Pinball Heroes, Remote Control (menjadikan tablet S sebagai remote control infrared untuk televisi, DVD, BluRay dan lain-lain).

Sony Tablet S Review Gallery



Aplikasi Pihak Ketiga
Real Football 2012

Game yang dijual gratis ini memiliki kualitas gambar yang HD dan berkualitas. Game sepakbola ini berjalan lancar di Tablet S. Untuk pengontrolan memang agak sulit namun tetap lebih mudah dibanding versi smartphone berkat layar 9,4 inci yang cukup besar pada Tablet S.


MX Player

Berkat aplikasi pemutar video universal ini, format video 720p mkv yang tadinya tidak bisa diputar menjadi bisa diputar, dengan catatan mengganti pengaturan menjadi Hardware Accelerator.

Sony Tablet S Review Gallery



Hasil Benchmarking

Quadrant Standart: total 1761

Multitouch Tester: Maksimal 10 sentuhan

AnTuTu: 4930 poin

Sony Tablet S Review Gallery



Daya Tahan Baterai
Sony Tablet S yang kami review bertahan sampai 1,5 hari jam kerja sebelum indikator baterai menunjukkan nilai 15 persen. Pemakaian cukup berat seperti browsing, main game Crash Bandicoot dan Pinball Heroes, kamera, lagu via loudspeaker dan video HD.

Kesimpulan
Sebenarnya sebagai sebuah tablet Sony Tablet S cukup bagus, memiliki antar muka yang berbeda, desain unik yang relatif keren, performa yang bagus, kamera yang bagus, namun harganya yang mencapai nyaris Rp. 5 juta membuatnya tampak terlalu mahal, terlebih lagi tablet 9,4 inci ini bukan merupakan tablet dengan konektivitas internet GPRS/3G.

Kelebihan:

  • Desain unik dan relatif keren
  • Kamera 5MP
  • Antarmuka terkostumisasi yang cukup bagus
  • Performa lebih baik dibanding Tablet Honeycomb Tegra lainnya
  • Layar jernih
  • slot SD card

Kekurangan:

  • Dengan harga tidak jauh beda Anda bisa dapat Tablet Android 3G lain dengan spek yang tidak beda jauh
  • Layar mudah kotor dan sangat reflektif
  • Charging baterai lama



Kembali ke atas


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Peel iPhone 6 and iPhone 6 Plus Super Thin Case
Memberikan keamanan lebih yang tidak terlihat pada iPhone Anda
0
Nov 14 2014
Noreve iPhone 6 and iPad Mini Premium Leather Case
Memberikan kesan Mewah pada iPhone Anda yang makin 'berharga'
0
Nov 14 2014
Sony Xperia M2 Aqua
Penyelam di Kelas Menengah
22
Nov 13 2014
Sony Xperia Z3 Compact
The Little Cobra
44
Nov 11 2014
Stave iPhone 5 dan iPhone 6 Hardwood Case
Memberikan kesan natural pada iPhone Anda
0
Nov 7 2014
Nokia Lumia 730 Dual SIM
Ponsel Selfie Rasa Windows Phone
51
Nov 5 2014
LG G3 Stylus
Tampil Premium dengan Stylus
15
Oct 31 2014
Elago S6 Outfit MATRIX iPhone 6 Case
Hardcase Premium Minimalis Berkualitas Tinggi
0
Oct 24 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.