TOP
REVIEWS
Review: Samsung NX200
Kamera Mirrorless 20,3MP Kaya Fitur
Apr 19 2012 10:29AM
Oleh Husodo
Nilai kami
(Cara Menilai)
8.6
19
14238

Perkenalan
Setelah setahun kamera Samsung NX100 melenggang, kini seri penerusnya hadir dengan nama Samsung NX200. Kamera Compact System Camera (CSC) ini hadir seiring tantangan produsen lain yang juga melahirkan kamera sejenis, seperti Panasonic Lumix DMC-GX1, Sony NEX-5N, dan Olympus PEN E-P3. Juga melanjutkan NX10 yang merupakan kamera mirrorless pertama Samsung, NX200 memiliki sensor CMOS APS-C, sensor yang banyak digunakan kamera DSLR.

Samsung NX200 dibungkus dengan body metal dan sejumlah perbaikan dari seri sebelumnya. NX200 datang dengan harga 2x lipat dari NX100 dan lensa kit 18-55 OIS f/3.5-5.6. Jika pada NX100, terdapat beberapa masalah mengenai kecepatannya, baik dalam hal performa maupun autofocus, serta banyak noise pada penggunaan ISO tinggi. Namun Samsung mendengar masalah ini dan memperbaikinya pada seri NX200.

Samsung juga meningkatkan sensor pada NX seri terbarunya ini. Jika pada NX100 menggunakan 14,6MP sedangkan NX200 menggunakan 20,3MP. Namun besaran ini masih kalah jika dibanding sensor milik Sony NEX-7 yang sebesar 24,3MP. Meski demikian, NX200 dengan 20,3MP merupakan lebih besar dari kebanyakan DSLR yang rata-rata menggunakan 16-18MP. Sistem AF juga menggunakan sistem yang baru. Autofocus pada NX200 lebih cepat dari pendahulunya. Menurut Samsung, kecepatan autofokusnya adalah 100ms.

Pada mode pengambilan gambar continuous, NX200 mampu menambil gambar hingga 7fps. Sementara pada mode video, NX200 mampu mengambil video hingga resolusi Full HD 1080p dengan kecepatan 30fps pada format MP4. Kamera ini juga menawarkan sensifitas ISO hingga 12800. Secara teori, ISO tinggi ini sangat membantu pada saat pengambilan gambar yang minim cahaya. Pada fitur Magic, terdapat 13 Magic Frame dan 10 filter efek yang menarik. Diantaranya adalah filter fish eye dan 3D, serta pengambilan panorama.


Desain dan Menu Kontrol
Body Samsung NX200 menggunakan bahan metal, sehingga lebih kuat dan kokoh. Bentuk body NX200 sedikit berbeda dengan NX100. Pada NX200, bentuk pegangan tangan lebih besar dan mirip pegangan pada kamera DSLR. Sementara pengaturan speed/zoom pada mode preview ditempatkan setelah menu kontrol. Kami merasa penempatan ini agak sedikit mengganggu. Letaknya yang agak ke dalam sedikit terhalang dengan menu kontrol. Selain itu posisi tombol shutter sejajar dengan body atas. Posisi ini juga membuat agak kurang nyaman ketika ditekan, karena dengan bentuk pegangan mirip DSLR, biasanya tombol shutter dibuat agak miring ke depan menyesuaikan tempat jari telunjuk.


Perbedaan desain antara NX100 dan NX200 lainnya adalah penempatan speaker. Posisi speaker dipindah dengan posisi menu kontrol, membuat suara lebih keluar dan tidak terhalang tangan. Dibagian atas juga terdapat sepasang mikrofon berkualitas stereo, namun pada NX200 tidak ada slot untuk menambah mikrofon eksternal. Menu kontrol atas terdiri dari Manual, Shutter Priority, Aperture Priority, Program, Smart, Movie, Scene, Panorama, Magic, dan Lens Priority Mode. Juga terdapat hotshoe yang bisa dipasang flash ataupun viewfinder.


Tombol bergambar trash (tong sampah) di pojok kanan bawah masih sama seperti pada NX100. Tombol ini berfungsi memudahkan pengguna untuk menghapus file secara langsung. Tombol custom ini juga bisa digunakan sebagai tombol penggantian White-Balance. Namun kami juga kurang suka penempatan tombol ini, posisinya yang terlalu kanan membuatnya sering tertekan tangan secara tak sengaja.


Perubahan lain adalah pada tombol record. Pada NX200, Samsung menambahkan tombol record yang membuat penggunaan lebih mudah dalam merekam video. Layar NX200 menggunakan Amoled dengan lebar 3 inchi.

Dibagian sebelah kanan terdapat lubang USB dan HDMI yang dibungkus agar tidak mudah kotor oleh debu. Dibagian bawah terdapat ulir yang bisa digunakan untuk penggunaan tripod. Sementara slot memory card berada di dalam lubang baterai.



Sementara menu pengaturan di dalam kamera ini terbilang tidak 'ribet' dan mudah dipilih. Penjelasan tentang menu juga muncul beberapa detik kemudian.

Samsung NX200 Review Gallery

Samsung NX200 Review Gallery

Performa
Hal menarik pertama yang kami temukan ketika mencoba NX200 adalah, kamera ini siap dipakai dengan cepat. Ketika kami menghidupkannya, kami mencatat waktu 1,3 detik dari kondisi mati ke dalam kondisi siap menjepret.

Kamera ini mampu menangkap 7 gambar per detik pada resolusi penuh 5472 x 3648. Sementara pada mode burst, NX200 mampu mengambil gambar hingga 30 jepretan sekali tekan pada resolusi 2736 x 1824. Proses menyimpan 30 gambar sekali jepret memang agak lama, namun saat proses penyimpanan berlangsung, tampilan gambar tidak terkunci. Kamera ini masih bisa dipakai untuk memotret gambar lain sementara proses penyimpanan sedang berlangsung.

Pada format RAW, continuous shooting hanya bisa 7 frame per detik, sementara mode burst tidak aktif untuk RAW. Proses penyimpanan hasil RAW memang lebih lama daripada JPEG, karena file RAW berukuran besar. Saat proses menyimpan RAW berlangsung, layar terkunci dan harus menunggu proses tersebut selesai jika ingin mengambil gambar selanjutnya.

Samsung NX200 menambah kemampuan perekaman video hingga beresolusi Full HD (1920 x 1080) dengan kecepatan 30fps. Selain itu ada juga pilihan perekaman lain, yakni 1280 x 720 pada kecepatan 30fps maupun 60fps, 640 x 40 dan 320 x 240 pada kecepatan 30fps. Secara teori, kecepatan merekam 60fps tentu bisa menghasilkan gambar yang lebih halus ketimbang 24fps/25fps/30fps. Untuk melihat hasil videonya, silakan lihat video dibawah. Perekaman video NX200 juga bisa menggunakan manual maupun autofocus. Fitur autofocus ini sangat membantu bagi pengguna yang kurang terbiasa dengan manual fokus. Namun ketika kami mencobanya, autofocus bekerja tidak terlalu cepat namun masih sangat membantu. Tapi kami menemukan kendala autofocus ini ketika merekam objek dengan cahaya low-light, AF mengalami kesulitan menemukan titik fokus objek.

Video di bawah ini adalah dalam keadaan low-light. Kami mencoba merekam sebuah pesawat telepon pada mode autofokus, namun NX200 terlihat kesulitan menemukan titik fokus objek. Pada detik ke-10 hingga akhir, mode fokus kami rubah secara manual.

Fitur
Samsung NX200 dilengkapi dengan fitur panorama, mode ini juga ada pada Sony NEX. Namun cara pembuatan panorama Samsung dengan Sonny agak berbeda. Samsung membuat panorama dengan video, sementara Sony membuat panorama dengan gambar yang dijepret sendiri-sendiri. Pilihan gerakan pada mode panorama adalah ke samping kanan/kiri atau ke atas/bawah. Hasil resolusi foto full panorama adalah 1120 piksel (tinggi) atau 1600 piksel (lebar). Cara pengambilan panorama juga terbilang mudah. Cukup menekan shutter lalu memindahkan kamera secara perlahan. Gambar akan terekam selama shutter ditekan dan ada mini preview saat mengambil panorama.


Hasil panorama ini terlihat bagus dan dapat digunakan untuk ukuran media ukuran tidak besar. Pada sebuah lokasi tempat kami menguji, hasil panorama NX200 terdapat efek ghost (berbayang), lihatlah pada gambar mobil box berwarna putih di sebelah kiri. Sementara di lokasi lain pada objek diam, efek ghost tidak nampak. Lihat gambar graffiti yang kami ambil berikut.

SAM_0383

SAM_0378

Fitur lain yang sangat membantu pada NX200 adalah Distortion Correct. Fitur ini mengoreksi gambar distorsi yang sering terjadi pada lensa wide. Ketika kami mencoba mengaktifkan fitur ini, gambar yang dihasilkan jauh lebih baik jika dibanding tanpa Distortion Correct. Lihatlah perbedaan foto di bawah. Untuk mengaktifkan fitur ini, masuklah ke menu Custom.

Distorsi Samsung NX200

Distorsi Samsung NX200

Beberapa fitur lainnya adalah Smart Filter dan Magic Frame. Filter (efek) yang tersedia dalam NX200 cukup banyak, yakni efek vignetting, miniature, fish eye, sketch, defog, halftone dots, soft focus, old film 1, old film 2 dan negative. Pada efek fish eye, hasil gambar mirip dengan jika kita memotret menggunakan lensa fish eye. Dengan hasil yang hampir sama ini, tentunya kita bisa menghemat dana untuk membeli lensa fish eye yang harganya agak mahal.

Samsung NX200 Review Gallery


Fish eye

Efek menarik lainnya adalah miniature. Efek ini menjadikan foto yang kita jepret, seakan-akan kita sedang menjepret objek miniature (bangunan berbentuk mini). Untuk mengambil gambar miniature, sebaiknya posisi objek jauh lebih rendah dari kamera. Lihat contoh miniature yang kami ambil berikut.

Miniature

Kami juga mencoba mengambil gambar dengan menggunakan efek old film dan negative. Hasilnya, foto terlihat jadul (jaman dahulu). Menarik.

Negative

Old Film


Kualitas Gambar dan Noise
Kami menguji penggunaan ISO Samsung NX200 pada sebuah apel berwarna merah. Dalam pengujiannya, ISO 100 menghasilkan gambar yang jernih tanpa noise. Pada ISO 200, hasil buah apel yang kami potret nampak lebih tajam, namun jika dilihat secara detil, noise sudah mulai ada meski sedikit. Berikut adalah hasil dari ISO 100.

ISO 100

ISO 400 yang dihasilkan kamera ini terlihat peningkatan noise dari ISO 200, lamun lebih halus, sementara efek tajam seperti yang ada pada ISO 200 lebih berkurang. Pada ISO 800 juga mengalami peningkatan noise, namun masih terbilang bisa dimaafkan. Lihatlah perbandingan ISO 1600 dengan ISO 3200 hingga 12800. Nampak peningkatan noise yang signifikan.

perbandingan iso

Foto asli ISO 100: http://flic.kr/p/bNYNEg
Foto asli ISO 200: http://flic.kr/p/bNYNHV
Foto asli ISO 400: http://flic.kr/p/bA59ow
Foto asli ISO 800: http://flic.kr/p/bNYNRT
Foto asli ISO 1600: http://flic.kr/p/bA59wo
Foto asli ISO 3200: http://flic.kr/p/bNYNZR
Foto asli ISO 6400: http://flic.kr/p/bNYP4F
Foto asli ISO 12800: http://flic.kr/p/bA59L7

Kami juga melakukan uji tes gambar pada format RAW. Gambar RAW dengan speed, diafragma dan auto WB menghasilkan kontras dan ketajaman yang sedikit berbeda dengan JPEG. Perbedaan ini kami lihat ketika gambar RAW sudah di convert ke JPEG menggunakan aplikasi bawaan Samsung. Foto berikut adalah hasil RAW yang di convert ke JPEG menggunakan software bawaan Samsung.

RAW

Pada gambar JPEG, foto apel terlihat agak gelap namun lebih tajam. Sedangkan gambar RAW, menghasilkan foto lebih terang namun dengan ketajaman yang lebih halus.

Movie
Pada mode Movie, Samsung NX200 mampu merekam video kualitas full HD (1920 x 1080) dengan 30 fps. Sementara pilihan perekaman lain adalah kualitas 720p dengan 30 fps dan 60 fps. Ketika kami mencoba merekam dengan resolusi full HD pada 30 fps, hasil terlihat cukup baik. Pencahayaan tidak berubah dan auto fokus bekerja baik. Sementara ketajaman masih kurang memuaskan. Untuk perekaman video berkualitas full HD ini, file dengan durasi 5 detik disimpan dengan ukuran 8,58 MB pada format MP4.



Perekaman kedua kami coba dengan resolusi HD (1280 x 70) pada 60 fps. Hasilnya, sebuah video bergerak lebih smooth. Cobalah perhatikan perbedaan antara video atas dengan video di bawah. Video di bawah dengan kecepatan merekam 60 fps terlihat lebih enak dan minim efek ghost seperti yang terlihat pada video diatas. Sayangnya kecepatan merekam 60 fps ini tidak ada pada resolusi full HD, dan hanya pada resolusi HD saja. Video berdurasi 5 detik dibawah memakan memory sebesar 8,44 MB pada format MP4.

Contoh Foto

Monumen Situ Gintung

Bunga

Gedung (siang)

Gedung (malam)

Lalat

Daun

Kesimpulan
NX200 adalah seri kamera mirrorless Samsung terbaru dan yang pertama menggunakan sensor APS-C sebesar 20,3 MP. Sensor ini mengalahkan kamera pesaingnya, Sony Alpha NEX-5N (16,1 MP) dan Olympus PEN E-P3 (12,3 MP). Selain itu besarnya sensor ini juga diatas rata-rata kebanyakan DSLR di pasaran. Kemampuan merekam video full HD menjadi daya tarik pada Compact System Camera (CSC) ini. Perekaman video juga bisa menggunakan manual kontrol. Sementara merekam dengan autofokus juga bekerja namun mengalami kendala ketika merekam dalam keadaan low-light.

Untuk kualitas ISO, NX200 sangat bagus pada ISO rendah. Sementara noise pada ISO 1600 dan 3200 mulai terlihat banyak noise, apalagi pada ISO 12800.

Beberapa fitur, seperti frame dan filter yang ada di dalam body menambah kelengkapan rasa kamera ini. Modus panorama juga mudah digunakan untuk pengguna awam. Sementara untuk 3D, hasil yang didapat tidak jauh berbeda dengan normal. Pilihan menu control Smart juga sangat membantu pengguna awam. Pada menu ini terdapat fitur macro, sport, night mode dan fitur-fitur lain. Pengguna yang mengoperasikan kamera dengan mode ini serasa sedang menggunakan kamera saku full auto. Sangat praktis.

Samsung NX200 memang tidak terdapat flash internal. Namun jangan khawatir, pada paket penjualan yang kami terima, NX200 menyertakan flash external berukuran mini yang dapat membantu menangkap objek low-light. Selain itu, juga terdapat lens-hood untuk lensa kit yang dibawa dalam paketan Samsung NX200.



Kemampuan yang menarik lainnya adalah perekaman video beresolusi full HD. Selain itu, NX200 mampu menghasilkan 60 gambar per detik. Besaran kecepatan ini menghasilkan pergerakan yang lebih halus. Namun kecepatan 60 fps ini baru disematkan Samsung pada resolusi HD.

Kelebihan:

  • Kualitas gambar baik dan detil bagus pada resolusi tinggi.
  • ISO kecil menghasilkan gambar yang jernih.
  • Desain body ringkas namun bergaya SLR
  • Antarmuka dan filter serta fiturnya mudah dipahami untuk pengguna awam
  • Tombol iFn memudahkan pengaturan custom
  • Mampu menjepret 7 fps continuous shooting pada resolusi penuh
  • Juga bisa menjepret hingga 30 fps pada mode burst, pada resolusi 5 MP
  • Bisa mengambil gambar lain sementara proses penyimpanan gambar sedang berlangsung
  • Waktu penghidupan kamera (startup) terbilang cepat
  • Bisa manual kontrol pada mode video
  • Layar LCD dengan teknologi Amoled
  • Lensa bisa diganti dengan lensa NX lainnya


Kekurangan:

  • Proses penyimpanan RAW lama
  • Letak memory card dibawah (bersamaan dengan baterai), sehingga tertutup ketika kamera dipasang tripod
  • Tidak ada slot untuk mikrofon eksternal
  • Tidak disertakan viewfinder eksternal
  • Daya tahan baterai kurang lama
  • Pegangan tangan agak panas ketika kamera lama digunakan

TeknoUp


Kembali ke atas


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Sony Xperia E3 Dual
Akan datang
10
Nov 27 2014
Peel iPhone 6 and iPhone 6 Plus Super Thin Case
Memberikan keamanan lebih yang tidak terlihat pada iPhone Anda
0
Nov 14 2014
Noreve iPhone 6 and iPad Mini Premium Leather Case
Memberikan kesan Mewah pada iPhone Anda yang makin 'berharga'
0
Nov 14 2014
Sony Xperia M2 Aqua
Penyelam di Kelas Menengah
22
Nov 13 2014
Sony Xperia Z3 Compact
The Little Cobra
46
Nov 11 2014
Stave iPhone 5 dan iPhone 6 Hardwood Case
Memberikan kesan natural pada iPhone Anda
0
Nov 7 2014
Nokia Lumia 730 Dual SIM
Ponsel Selfie Rasa Windows Phone
51
Nov 5 2014
LG G3 Stylus
Tampil Premium dengan Stylus
15
Oct 31 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.