TOP
REVIEWS
Review: Smartfren Andromax T
Ramping dan Jernih
Oct 22 2013 2:22PM
Oleh Edwin
Nilai kami
(Cara Menilai)
9.3
16
58201

Satu lagi ponsel Android murah namun berspesifikasi tinggi dirilis oleh vendor CDMA Smartfren yang bekerjasama dengan manufaktur Innos. Ponsel ini bernama Andromax T yang memiliki spesifikasi mirip dengan Andromax U LE. Andromax T dibanderol di harga 1.799 juta rupiah tentunya dengan slot CDMA yang di lock, namun GSM bebas. Bagaimana price to performance yang diberikan ponsel ini? Silahkan baca reviewnya dibawah ini.

Spesifikasi Utama

  • CDMA 2000 1x EVDO REV. A 800 MHz
  • GSM 900/1800 MHz
  • Dual On Active CDMA + GSM
  • Layar sentuh kapasitif IPS OGS 4.3-inci (540 x 960 piksel) 256 ppi
  • Prosesor quad-core 1.2 GHz Qualcomm Snapdragon MSM8625Q
  • GPU Adreno 203
  • Kamera utama 8MP autofokus, LED flash
  • Kamera Depan 2MP
  • Memori internal 4GB; 1GB RAM
  • Android OS 4.1 JellyBean
  • Baterai Lithium Polymer 1600 mAh non-removable

Paket Penjualan

  • Handset Andromax T
  • Kepala charger
  • Kabel data
  • Headset
  • Manual
  • Kartu garansi
  • Perdana Smartfren

Desain dan Bodi
Desain yang diusung Andromax T tidak terlalu orisinil, dimana jika dilihat-lihat tergambar beberapa desain dari ponsel lain. Sebut saja dari tampak depan seperti ponsel Nexus 4, sedangkan dari samping terlihat seperti Nexus 5 dari render gambar terbaru, dari belakang terlihat seperti ponsel Alcatel One Touch Fierce keluaran T-Mobile. Meskipun begitu penampilan Andromax T ini tidak jelek, malah terlihat compact dengan ukurannya juga yang tidak terlalu besar dan bodi yang cukup tipis hanya 7.8mm. Material yang digunakan seluruhnya terbuat dari plastik menjadikannya ringan. Permukaan bagian belakang bertekstur doff jadi cukup kesat dan tidak mudah meninggalkan bercak jari saat digenggam. Terlebih untuk produk ini Smartfren menyediakan pilihan back cover berbagai warna yang bisa dibeli secara terpisah.



Bagian depan diisi dengan earpiece, sensor proximity dan cahaya, kamera depan, layar sentuh 4.3-inci, serta tiga buah tombol fungsi Android berjenis kapasitif (tombol ini terlihat bergaya karena hanya diwakilkan dengan simbol lingkaran, dimana tombol kanan merupakan tombol back dan kiri tombol menu). Bagian belakang terisi dengan kamera utama, LED flash, dan speaker. Tercantum logo Smartfren dan Innos selaku perusahaan pemanufaktur ponsel ini. Untuk dua slot kartu SIM dan kartu memori microSD berada dibalik back cover.





Sisi kiri ponsel terdapat tombol lock/power sedangkan diseberangnya terdapat tombol volume. Bagian atas terisi dengan port microUSB dan port headset 3.5mm. Sisi bawah hanya terisi dengan lubang mic.





Bicara layar, inilah salah satu poin yang kami kagum dari Andromax T. Meskipun hanya berukuran standar ponsel Android kelas menengah (4.3-inci resolusi qHD) namun performanya dalam menampilkan warna dan tingkat ketajamannya patut diancungi jempol. Tampilan dilayar terlihat jernih, tajam, dan dekat dengan kaca pelindung, warna yang ditampilkan juga lebih natural jika dibandingkan dengan Andromax U LE (4.5-inci) meskipun dalam ukuran yang sedikit lebih kecil.

Antarmuka
Seperti ponsel-ponsel Andromax sebelumnya, bagian antarmuka tidak terlalu disentuh oleh Smartfren sehingga tampilannya identik standar Android saja. Andromax T menggunakan Android JellyBean 4.1 sehingga di bagian lockscreen tidak terdapat fitur widget. Slider di lockscreen memiliki tiga buah fungsi yaitu sebagai jalan pintas ke kamera, Google Now, dan membuka layar. Homescreen hadir dengan kehadiran 5 buah homescreen yang jumlahnya tetap dimana dalam kondisi default terlihat kosong tidak terdapat widget apapun hanya bar Google Search.



Jendela notifikasi hadir dengan cukup banyak toggle untuk beragam pengaturan. Jika diperhatikan bagian kanan atas jendela notifikasi selai terdapat jalan pintas ke menu setting, terdapat juga simbol panah yang akan menampilkan task manager simpel. Masuk ke drawer apps jajaran ikon aplikasi tersusun dalam formasi 5 x 4 dengan latar belakang hitam solid, dan juga terdapat tab widget selain apps sebagai akses untuk menaruhnya di homescreen layaknya Android stok. Antarmuka Andromax T ini juga bisa dioperasikan dalam orientasi landscape.




Contacts dan Messaging
Satu hal yang menonjol di bagian Contacts adalah antara contacts dan dial pad tidak menjadi satu bagian, melainkan menjadi dua aplikasi terpisah. Memang di bagian contact anda bisa langsung membuat panggilan, begitu juga dari dial pad namun kami merasa adanya redundansi dimana akan lebih baik jika kedua aplikasi ini menjadi satu saja. Tampilan Contacts standar Android, sedangkan dial pad lebih informatif dan fungsional karena terdapat informasi history log.




Layanan perpesanan hadir standar dan simpel, sehingga mudah digunakan. Tampilan percakapan akan ditampilkan dengan mode thread. Dalam mengkomposisi pesan juga dapat dilakukkan dengan baik dengan kemampuan mengirim MMS.



Kamera
Andromax T memiliki dua kamera yang terletak di depan beresolusi 2MP dan kamera belakang yang beresolusi 8MP autofokus dilengkapi LED flash. Antarmuka kamera ini standar Android Jellybean 4.1, dimana memiliki pilihan pengaturan yang banyak dan detil. Kamera ini mendukung fitur fokus sentuh.



Untuk dalam ruangan kamera ini mampu mengambil objek dengan baik dimana hasil terlihat terang dan minim noise dan anda dapat memanfaatkan LED flash untuk mengambil gambar di kondisi redup.



Untuk luar ruangan hasil terlihat tajam dan detil. Hanya saja baik untuk dalam dan luar ruangan komposisi warna terlihat kurang natural cenderung pucat.



Smartfren Andromax T Review Gallery

Perekaman Video
Kamera belakang di Andromax T mampu melakukan perekaman HD 720p. Antarmukanya juga standar Android. Selain anda bisa menentukan fokus saat melakukan perekaman video, anda juga dapat sekaligus mengambil gambar dimana ukurannya menyesuaikan resolusi video. Sayangnya saat melakukan perekaman fokus agak sulit terkunci sehingga kamera sering mengatur fokus sendiri secara terus menerus. Untuk durasi dibatasi maksimal hanya 30 menit saja. Hasil akan disimpan dalam format 3GP.



Multimedia
Kumpulan foto dan video disortir berdasarkan Album dalam kondisi default dan bisa juga diubah berdasarkan Locations, dan Times. Di pojok kanan atas disediakan shortcut berupa tombol kamera untuk akses cepat. Saat masuk ke salah satu album, di pojok kanan atas terdapat tombol Play untuk membuka foto secara slide show otomatis.




Untuk pemutar musik, Smartfren Andromax T menggunakan aplikasi pemutar musik bawaan Android bukan Google Play Music. Koleksi lagu terbagi dalam empat kategori seperti Artist, Albums, Songs, dan Playlists. Anda juga bisa membuat Playlist sendiri dengan pilihan lagu sesuai selera. Disamping itu, disediakan pula Equalizer yang bisa mengatur efek keluaran suara. Output suara melalui speaker terdengar pecah dan nyaring saat diatur ke posisi maksimal.




Selain melalui gallery konten video juga bisa diputar melalui aplikasi terdedikasi yang pada akhirnya juga menggunakan pemutar video yang sama seperti di gallery. Sekali lagi Smartfren tidak memberikan GPU yang mumpuni di ponsel Andromax keluarannya, dimana hanya menggunakan GPU Adreno 203. Oleh sebab itu untuk video beresolusi HD 720p cukup pilih-pilih dan video FullHD 1080p hanya akan menampilkan gambar yang patah-patah. Untuk ragam format video yang diputar cukup beragam, tercatat MP4, 3GP, AVI, M4V, MKV yang dapat diputar. Sangat disayangkan karena dengan kualitas layar yang bagus dan resolusi qHD, akan lebih menyenangkan jika dapat memutar video dengan resolusi HD.



Hiburan alternatif Radio FM masih hadir, dimana anda harus mencolokkan headset terlebih dahulu yang berfungsi sekaligus sebagai antena, baru dapat menikmati fitur ini.



Browser
Hanya terdapat browser Chrome saat kondisi default tentunya tidak perlu diragukan lagi performa dari browser ini. Anda dapat melakukan multitab hingga tak terbatas semampunya perangkat, dan konten flash dapat diputar dengan baik (memutar konten video dari YouTube versi desktop).



Untuk skor tes HTML 5, browser ini mendapat skor 434 dengan 11 poin bonus. Sedangkan untuk Sunspider mendapat skor 1652.0m/s.



Konektivitas
Andromax T berjalan di jaringan CDMA 2000 1x EVDO REV. A 800 MHz dan GSM 900/1800 MHz. Tentunya ponsel ini mendukung sistem Dual On. Untuk internetan ngebut anda diharuskan menggunakan konektivitas Smartfren karena GSM hanya mampu berjalan di GPRS. Urusan konektivitas lokal terdapat WiFi, Bluetooth v3.0, microUSB v2.0, A-GPS dan dukungan kartu memori microSD hingga 32GB.



Benchmark

  • Quadrant Standart: 4660 poin
  • AnTuTu: 11240 poin
  • NenaMark2: 35.5 fps
  • Multitouch Tester: maksimal 5 sentuhan

Smartfren Andromax T Review Gallery

Baterai
Andromax T diberi baterai berjenis Lithium Ion dengan kapasitas 1600 mAh. Saat kami mencoba untuk memutar video format AVI resolusi VGA sekitar 40 menit dengan keterangan layar otomatis serta sinyal WiFi, GSM dan sinyal CDMA aktif, baterai ponsel berkurang 6% dari kondisi 100%. Jadi jika terus menerus digunakan untuk memutar video Andromax T dapat bertahan hingga 11 jam 6 menit (variatif tergantung kalibrasi baterai). Jika untuk penggunaan normal dengan paket internet seluler aktif, kami dapat katakan ponsel akan bertahan sekitar +-10 jam (tergantung intensitas penggunaan dan kondisi jaringan).

Kesimpulan
Sebenarnya tidak jauh perbedaan antara Andromax T dan Andromax U Limited Edition. Kedua ponsel ini memiliki spesifikasi hardware yang boleh dikatakan serupa, hanya saja ukuran layar dan bentuk yang berbeda. Begitu juga dengan sistem operasi yang sama-sama berjalan di Android JellyBean 4.1, dimana membuat tampilan antarmuka hampir serupa. Yang membuat Andromax T lebih unggul adalah kualitas layar yang lebih baik di bidang pewarnaan lebih natural.

Kelebihan

  • Spesifikasi dan performa yang mumpuni dengan harga terjangkau
  • Layar berkualitas baik
  • Bentuk ramping

Kekurangan

  • GPU yang ketinggalan jaman
  • Masalah fokus saat perekaman video



Kembali ke atas
BACA INI JUGA
30
24 Apr 2014
27
17 Apr 2014
97
11 Apr 2014


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
ASUS Zenfone 4
Bintang di Kelas Low End
30
Apr 24 2014
Asus Zenfone 6
Akan Datang
23
Apr 17 2014
Nokia X Dual SIM
Android Setengah Hati
81
Apr 11 2014
Sony Xperia E1 Dual
Ponsel Walkman Ringan, Ringan di Kantong
61
Apr 10 2014
Sony Xperia Z1 Compact
Powerful Tidak Harus Besar
52
Mar 28 2014
Xiaomi Mi3
Show Me Your Infinite Power
29
Mar 20 2014
Aplikasi Museekr
Game Cross Platform Wajib untuk Pecinta Musik
1
Mar 19 2014
Iware Tyrex Screen Protector
Pelindung Layar Super Keras
9
Mar 18 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.