TOP
REVIEWS
Review: LG Optimus G
Sang Panutan Nexus 4
Feb 18 2013 4:33PM
Nilai kami
(Cara Menilai)
9.4
15
27114

Kami sudah mereview Google Nexus 4, yang diproduksi oleh LG. Smartphone Android murni itu tergolong sukses, terbukti di TeknoUp Store hanya dalam beberapa hari stok habis. Maka tidak heran, LG Mobile Indonesia percaya diri merilis versi Optimus dari Nexus 4, yakni LG Optimus G, yang sebetulnya diluncurkan lebih dulu dibanding Nexus 4 di Korea Selatan. Dengan spek yang tinggi, smartphone Android 4.1 Jelly Bean ini siap menghantam para pesaingnya di kelas Android high-end. Fitur-fiturnya sebut saja: prosesor Qualcomm Snapdragon S4 Pro quadcore 1,5GHz, Android Jelly Bean, layar WXGA True HD IPS+ 4,7 inci (1280x768 piksel), storage 32GB, RAM 2GB, kamera 13MP, depan 1,3MP, konektivitas Bluetooth 4.0, Wi-Fi, USB2.0, A-GPS, MHL, DLNA, NFC, batere 2100 mAh, ketipisan 8,45mm dan berat 145 gram. Bagaimana performa dari smartphone yang dibanderol dengan harga normal Rp. 6.499.000 ini?

.

.

Desain dan Bodi

Jika Nexus 4 seperti mewakili trah serial Nexus dengan kurva di bagian atas dan bawah ponsel, maka Optimus G memiliki bentuk khas LG, seperti pada Optimus 4X, dengan bentuk ponsel yang cenderung kaku dan kotak pada bagian samping, menyebabkan kenyamanan saat menggenggam ponsel agak berkurang. Secara bodi sendiri feel yang didapat dari ponsel ini cukup mewah, meskipun masih glossy, namun bagian belakang berbahan seperti kaca, mirip iPhone 4, namun lebih atraktif dikarenakan ada pola-pola yang berubah tergantung sudut pandang dan pencahayaan, seperti pada Nexus 4. LG menyebutnya Crystal Reflection Finish.




.

Bagian depan ponsel ini glossy hitam selayaknya smartphone pada umumnya. Di sekelilingnya ada dua bezel yang berbahan seperti stainles steel. Di bawah layar ada tiga tombol sensitif sentuhan, berturut-turut: Back, Home dan Menu. Sementara di bagian atas layar, selain earpiece, logo LG dan kamera depan, ada lampu LED notifikasi. Di sisi kiri ada tombol volume dan port kartu Sim dengan sistem tusuk jarum untuk membukanya. Sisi kanan ada tombol lock/power, sementara di bagian atas ada jack audio 3,5 mm. Di bagian bawah, ada port micro USB. Di bagian bawah ini juga ada baut dua buah di kiri dan kanan sebagai pengunci bodi Optimus G. Dengan kata lain, batere ponsel ini tidak bersifat removable.


LG Optimus G Review Gallery

.

.

Layar

Bagian layar pada Nexus 4 sering disorot karena dianggap kurang bagus jika dibandingkan smartphone berlayar LCD/IPS kelas atas lainnya seperti HTC One X atau iPhone 5. Namun, untuk Optimus G, layarnya yang sama-sama beresolusi 1280x768 piksel lebih eye-candy dibanding Nexus 4. Saturasinya cukup tinggi, meskipun untuk tingkat kontras kami merasa iPhone 5 dan HTC One X lebih bagus. Layar Optimus G masih terasa over-brightness, meski tidak separah Nexus 4. Sudut pandang segala arah bagus, dibandingkan dengan jajaran Sony Xperia. Warna putih di Optimus G terlihat putih natural, tidak kekuningan seperti LCD kebanyakan atau kebiruan seperti tipe AMOLED. Tingkat kekelaman warna hitam pada ponsel ini pun tergolong sangat bagus untuk ukuran LCD, meski memang masih kalah dibanding tipe AMOLED. Secara keseluruhan, dengan embel-embel True HD IPS+ dan Zerogap Touch yang diklaim semakin mendekatkan layar pada sentuhan pengguna dan mempertipis ponsel. Secara keseluruhan, bisa dibilang inilah layar ponsel LG terbaik saat ini.


.

.

.

.

Antar Muka

Dengan menggunakan Optimus UI, banyak sekali fitur-fitur tambahan yang diberikan LG untuk ponsel Android 4.1 Jelly Bean ini, baik untuk kosmetik/tampilan maupun produktivitas. Dari lock screen saja sudah terlihat jelas. Ada beberapa model lockscreen yang bisa dipilih, seperti: Swipe (default), Face Unlock, Pattern, PIN dan Password. Lockscreen bisa dipasangkan jam dan shortcut, info pemilik, serta wallpaper sendiri yang berbeda dari wallpaper homescreen. Ada beberapa efek saat mengunlock layar yang bisa Anda pilih, seperti Basic, Ripple, Spreading ink dan dewdrop.



LG Optimus G Review Gallery

.

Homescreen terdiri dari maksimal 7 halaman. Untuk default homescreen Anda bisa memilih salah satu dari 7 halaman tersebut, tidak harus yang di tengah. Tekan tombol Home agak lama dan Anda akan terbawa ke task switcher. Anda bisa mengatur apakah scrolling dapat dilakukan secara sirkular ataupun tidak. Homescreen dapat ditambahkan akses pintas app, widget (resizeable) dan wallpaper. Ada beberapa tema yang bisa Anda pilih, seperti optimus (default), Biz, Cozywall dan Marshmallow. Tiap tema memiliki aksen warna dan ikon akses pintas aplikasi berbeda-beda. Untuk pengaturan, ada menu efek saat melakukan sapuan pada homescreen, seperti breeze, domino, panorama dan lain-lain. Menariknya, Anda bisa membuat home screen berubah orientasi menjadi landscape jika memiringkan ponsel. Pengaturan-pengaturan yang Anda buat di homescreen bisa di-backup, untuk kemudian di-restore saat Anda memerlukannya.





LG Optimus G Review Gallery

.

Di menu utama, secara default aplikasi yang tersusun adalah 4 kolom dan 5 baris, namun memanfaatkan layar besarnya, Anda bisa memilih untuk menampilkan ikon lebih banyak sehingga menjadi 5 kolom dan 6 baris. Menu utama ini terbagi menjadi Apps, Downloads dan Widgets. Seperti di lockscreen dan homescreen, Anda bisa menggunakan wallpaper sendiri untuk menu utama. Aplikasi bisa disusun berdasarkan alfabetis maupun tanggal penginstalan.


LG Optimus G Review Gallery

.

Mengenai bar notifikasi tampilannya transparan agak gelap dengan banyak fitur. Ada banyak akses pintas Quick Toggle seperti Quick Memo, Sound, Data, NFC, Eco Mode, WiFi dan Bluetooth serta masih banyak lagi, total 14 quick toggle, Anda bisa mengedit susunannya maupun menghilangkan quick toggle yang tidak diperlukan. Selain itu, di bar notifikasi juga ada pengaturan kecerahan layar dan aplikasi Qslide.



.

Untuk pengaturan, Optimus G memiliki banyak sekali pengaturan antarmuka. Misalnya model huruf, ada beberapa yang bisa Anda pilih, Anda bisa mengubah huruf standar Roboto menjadi LG SmartGothic, HYSerif, HYTravel dan 4 font lainnya. Lalu ada pengaturan tingkat kecerahan, timeout layar, auto rotate, serta Smart Screen. Yang terakhir ini mirip fitur Smart Stay yang membiarkan layar menyala ketika kamera depan mendeteksi mata Anda melihat ke arah layar. Mengenai performa, luar biasa. LG Optimus G memiliki performa yang sangat smooth, terbantu oleh Project Butter pada Android 4.2 serta kombinasi hardware yang digunakan ponsel ini.

LG Optimus G Review Gallery

.

.

.

Quick Memo

Inilah salah satu fitur unggulan di smartphone LG, sejak Optimus 4X dan Vu. Berbeda dengan memo/note di Galaxy Note (screenshot dulu, baru edit) disini Anda bisa langsung mengedit layar hanya dengan membuka bar notifikasi, pilih Quick Memo di quick toggle dan layar siap untuk dicoret-coret. Ada beberapa tipe alat coret yakni pen, spidol dan stabilo. Memang fitur maupun kualitas coretan kalah dengan Galaxy Note, tapi aplikasi Quick Memo ini jauh lebih praktis. Misalnya, fitur ini bisa digunakan secara overlay (di-non aktifkan namun coretan Anda tetap terlihat di antar muka), jadi contohnya saat Anda diberitahu nomor rekening oleh teman Anda, dengan cepat Anda bisa mengetiknya lebih dulu di Quick Memo yang bisa langsung dicoret dengan jari, baru kemudian disalin atau dikirimkan.




.

.

Qslide

Tren untuk smartphone super adalah kemampuan multitasking yang luar biasa. Tentunya LG Optimus G memiliki kemampuan tersebut. Fitur Qslide dapat menampilkan dua apps berbeda secara bersamaan dalam satu layar. Besarnya space untuk tiap aplikasi bisa diubah, tidak seperti Galaxy Note II yang bisa diubah vertikalnya saja. Jadi, seperti aplikasi yang diminimize di komputer. Sehingga, sebetulnya bisa 3 tasking yang dapat dilakukan, misalnya melihat SMS (aplikasi di latar belakang) sambil browsing internet sembari menonton video. Menariknya, fungsi overlay dapat dilakukan disini, ada bar untuk mengatur tingkat transparansi tiap aplikasi Qslide. Namun sayangnya hanya sedikit aplikasi bawaan yang sudah mendukung Qslide, hanya ada 5 yaitu Video, Internet, Memo, Calendar dan Calculator. Performa ponsel saat menjalankan fungsi Qslide cenderung tetap mulus, tidak mengherankan mengingat penggunaan RAM 2GB dan prosesor kelas atas pada Optimus G.



.

.

.

.

Phonebook, Messaging dan Input Teks

LG membagi kontak dalam ponsel ini menjadi 3 kategori yakni Groups, daftar kontak dan favorit. Kontak dapat disinkronisasikan dengan akun Gmail Anda maupun akun jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan lain-lain. Dalam melakukan pencarian, mengedit maupun menambah kontak semua mudah untuk dilakukan. Setiap kontak bisa ditambahkan foto dan ringtone khusus. Menariknya, ada fitur Screen Zooming pada daftar kontak. Anda bisa mencubit layar ke luar dan ke dalam untuk memperbesar atau memperkecil ukutan huruf.

LG Optimus G Review Gallery

.

Messaging di Optimus G standar-standar saja yakni SMS, Email dan Instant Messaging. Untuk SMS mudah digunakan seperti juga ponsel Android lainnya, ada format threaded. Yang unik adalah fitur skin, Anda bisa memilih latar belakang threaded SMS dengan beberapa pilihan yang ada. Sementara email Anda bisa menggunakan Gmail yang memiliki banyak fitur serupa dengan versi desktop. Tentunya Anda juga bisa menggunakan email client lainnya. Fitur Screen zooming hadir pada SMS dan email, tapi tidak pada aplikasi Gmail. Sementara untuk Instant Messaging yang tersedia adalah Google Talk, selain itu Anda bisa menambahkan alternatif dari Google PlayStore seperti Line, WhatsApp, YM dan sebagainya.

LG Optimus G Review Gallery

LG Optimus G Review Gallery

.

Input untuk menulis ada dua metode yakni Google voice typing dan LG Keyboard. Pengaturan-pengaturan yang ada antara lain auto-capitalize, auto-punctuation, sugesti kata-kata dan feedback sentuhan. Ada fitur Path Keyboard, kurang lebih seperti Swype. Meski menggunakan layar lebar 4.7 inci, untuk pengetikkan menggunakan satu tangan memang agak sulit, namun tidak ada masalah besar, lebar ponsel ini masih terjangkau dengan satu tangan saja.

LG Optimus G Review Gallery

.

.

Kamera dan Perekam Video

LG Optimus G disematkan kamera dengan resolusi tidak main-main: 13MP. Namun, resolusi hanyalah salah satu faktor yang menentukan kualitas foto sebuah kamera, selain sensor, lensa, pemrosesan image, dan sebagainya. Di luar faktor itu, LG menyematkan banyak sekali fitur bantuan untuk kamera dari salah satu super smartphone ini. Antara lain: Smart Shutter, Time Catch Shot dan Voice Shutter. Smart Shutter menyesuaikan shutter speed pada kamera ponsel untuk mendapatkan gambar yang tajam dan tidak kabur. Time Catch shot jika diaktifkan akan mengambil 5 foto sebelum Anda menekan tombol Capture, lalu bisa Anda pilih yang terbaik. Lalu fitur Voice Shutter, untuk mengambil foto dengan menyebutkan kata cheese, smile, LG, kimchi dan whisky. Fitur-fitur lainnya: HDR, Panorama, Continous shoot, pengaturan tingkat kecerahan, facetracking, resolusi, Scene Mode, ISO, white balance, efek warna, timer, geotagging, shutter sound. Fokus kamera bisa berdasarkan cont.AF, namun bisa juga dengan menggunakan sentuhan. Kedua tombol volume bisa digunakan untuk menjepret. Menu cepat yang tampil di sebelah kiri bisa diganti-ganti dan diubah susunannya.

LG Optimus G Review Gallery

.

Hasil kamera terus terang mengecewakan untuk ukuran smartphone flagship. Noise di dalam ruangan atau pencahayaan kurang sangat terasa, sedangkan detil-detil fotonya kurang tajam, padahal resolusi yang digunakan sudah 13MP. Meski demikian ada kemungkinan hal ini dikarenakan unit yang kami review masih prototipe, semoga saja ada perbaikan di unit yang akan dilepas di pasaran. Silakan unduh di link ini untuk melihat foto ukuran aslinya.

LG Optimus G Review Gallery

LG Optimus G Review Gallery

.

Untuk perekaman video tentunya fitur yang disematkan lebih sedikit. Antara lain: resolusi, Live Effect (silly face dan background) bawaan Android, tingkat kecerahan, white balance, color effect, geotag dan video recording. Saat merekam, touch to focus tidak berlaku. Hal ini cukup mengganggu jika Anda berpindah objek dekat ke jauh atau sebaliknya, terlebih lagi fitur continous autofocus berjalan lamban.

LG Optimus G Review Gallery

.

Tidak seperti hasil kamera, hasil perekaman video cukup bagus dan bisa diandalkan. Video yang dihasilkan smooth, tajam dan memiliki warna yang relatif natural. Video berdurasi 1 menit menghabiskan storage sebesar 126MB, dengan file ber-bitrate 14000kbps dan framerate 30 frame per detik.

.

.

Galeri Foto

Galeri foto yang juga mencakup video menggunakan standar album untuk Android yang sedikit diubah oleh LG. Foto dibagi berdasarkan Album, lokasi dan tanggal pengambilan foto. Menariknya, fitur Screen zooming juga hadir disini, jadi Anda bisa mengubah-ubah ukuran thumbnail foto dengan pinch to zoom. Anda dapat mengganti nama file, merotasi foto, melakukan cropping, melakukan edit sederhana dan menampilkan detil gambar yang cukup banyak seperti model kamera, panjang fokal, pengaturan ISO dan lain-lain. Foto dapat langsung di-share melalui Bluetooth, email, jejaring sosial dan lain-lainnya.


LG Optimus G Review Gallery


.

.

Pemutar Video

Sebuah pemutar video terdedikasi hadir di LG Optimus G. Semua video yang terbaca oleh ponsel ini dikumpulkan disini, meskipun Anda bisa melihatnya berdasarkan folder. Selain folder, video-video yang ada tertampil dalam format list dan grid (thumbnail). Format video yang dapat diputar dengan smooth sampai resolusi 1080p cukup variatif: mkv, wmv, avi dan mp4. Subtitle berformat .srt bisa ditampilkan, dengan beberapa fitur dan pengaturan seperti sinkronisasi, ukuran dan warna huruf. Seperti pada aplikasi MX Video Player, Anda bisa mengatur tingkat kecerahan layar saat menonton video, dengan melakukan gerakan sapuan secara vertikal. Layar sentuh juga bisa dikunci sewaktu memutar video. Fitur lainnya, mengubah aspek rasio pada video dan tentu saja minimize video dengan fitur Qslide sehingga Anda bisa menonton video sambil melakukan aktivitas lainnya, lengkap dengan fitur overlay/pengaturan tingkat transparansi.




LG Optimus G Review Gallery

.

.

Pemutar Musik

Pemutar musik pada Optimus G mirip dengan Optimus 4X. Terbagi menjadi 5 kategori yakni Songs, Albums, Artists, Genres, Playlists dan Folders. Playlist yang tersedia dan terupdate secara otomatis adalah Most Played, Recently Played dan Recently Added, serta Favourites. Selain itu tentu saja Anda bisa membuat playlist sendiri. Lagu dapat Anda jadikan ringtone, dimasukkan ke playlist yang Anda buat sendiri dan dibagikan via Bluetooth, Gmail dan MMS. Anda bisa melihat lirik lagu pada saat memutar lagu. Keluaran suara dari loudspeaker cukup kencang namun tidak istimewa, terdengar lumayan cempreng pada volume tertinggi. Di bar notifikasi pengontrol musik yang sedang diputar muncul untuk memudahkan Anda pada saat me-minimize pemutar musik. Selain itu ada fitur sleep timer dan beberapa efek audio seperti bass reducer, treble booster, bass booster, vocal booster, earphone enhancer. Tidak ketinggalan efek Dolby Mobile seperti pada pemutar video. Juga ekualiser kustom buatan Anda sendiri. Diperlukan headset yang tercolok agar LG Optimus G mampu mendendangkan radio FM.



LG Optimus G Review Gallery

.

.

Konektivitas

  • Quadband GSM / HSDPA up to 21Mbps, LTE
  • Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, DLNA, Wi-Fi Direct, kemampuan Wi-Fi hotspot/tethering dan MiraCast
  • Bluetooth v4.0 dengan A2DP
  • port Micro SD
  • port MicroUSB dengan kemampuan MHL
  • NFC
  • GPS dengan dukungan A-GPS

Miracast adalah alat yang memungkinkan mirroring layar LG Optimus G (atau ponsel lain yang mendukungnya, Android 4.2 secara default mendukung Miracast) ke TV secara nirkabel via WiFi. Caranya, alat Miracastnya colok ke tv lewat hdmi, trus sambungkan ke port listrik dengan menggunakan chargeran micro usb, dari hp Anda mengaktifkan miracast, konek. Namun sayangnya performa di TV agak ngelag dan responnya agak lama jika dibandingkan dengan koneksi HDMI konvensional ataupun MHL. Apalagi kalau Anda menggunakan cara ini Optimus G jadi tidak bisa memanfaatkan jaringan internet WiFi disekitarnya, karena WiFi-nya digunakan oleh Miracast untuk melakukan mirroring.



.

.

Web Browser

Browser bawaan pada Optimus G memiliki antar muka yang identik dengan LG Optimus L7, namun tentu saja lebih powerful berkat spek yang jauh melebihi ponsel tersebut. Terlihat dari jumlah tab yang bisa dibuka sampai maksimal 16 buah. Dalam membuka situs full dengan banyak konten seperti halaman Home milik TeknoUp kinerjanya cepat, hampir tidak ada waktu menunggu loading konten (asumsi internet yang digunakan cepat) dan smooth, baik ketika scrolling, pinch and zoom dan lain-lainnya. Fitur-fitur dan pengaturan yang ada tentu tidak kalah dengan ponsel lain, yakni: incognito window, Find, share, Bookmark, opsi untuk selalu membuka situs desktop, save untuk offline reading dan pengaturan tingkat kecerahan layar. Selain itu tentunya ada pengaturan standar yakni cache, cookies, form data, javascript, zoom, page content, aksesibilitas dan lain-lain.




.

.

Benchmarking

Quadrant Standart: 6896 poin


.

AnTuTu: 17376 poin


.

NenaMark 2: 60.0 frame per detik


.

Multitouch Tester: maksimal 10 sentuhan


.

SunSpider: 1406ms


.

.

Daya Tahan Batere
Dibekali batere berkapasitas 2100 mAh, daya tahan LG Optimus G cukup bagus. Digunakan untuk melakukan serentetan screenshot yang digunakan di review ini, yang artinya hampir semua fitur dari antar muka, QSlide, kamera, multimedia, web browser dan benchmarking ditelaah, dengan internet terhubung via WiFi, tingkat kecerahan layar 50 persen, indikator batere berkurang 18 persen dalam waktu 56 menit.
.

.

Kesimpulan

Sampai review ini diselesaikan, ponsel Android berperforma terbaik yang dijual resmi di Indonesia adalah ponsel ini dan LG Nexus 4. Namun, jika Anda menginginkan yang lebih hebat lagi, mungkin Anda bisa sedikit bersabar, karena flagship lainnya seperti Sony Xperia Z dan HTC One juga sangat menggoda, dengan layar 1080p. Mengenai Optimus G vs Nexus 4 (harga normal Rp. 5499.000), dengan perbedaan harga Rp. 1 juta, pastinya Optimus G memiliki keunggulan di bagian fitur dan antarmuka yang jauh lebih lengkap dibandingkan ponsel Google itu. Namun diharapkan LG belajar dari yang sudah-sudah dan bisa lebih cepat dalam memberikan update Android versi terbaru untuk flagshipnya ini, dimana hal ini justru bertolak belakang dengan Nexus 4 yang dipastikan mendapat update Android paling cepat dibanding perangkat Android lainnya. Melawan flagship Android lain saat ini seperti Samsung Galaxy SIII (Rp. 6099.000) dan HTC One X+ (Rp. 6699.000), terus terang LG Optimus G (harga normal Rp. 6499.000) kelasnya masih diatas kedua ponsel tersebut.

.

Kelebihan

  • Performa sangat smooth
  • Mode QSlide membuat hardware kelas atas yang digunakan ponsel ini terasa kegunaannya
  • Layar berkualitas tinggi
  • Desain kover belakang berkelas
  • Storage 32GB
  • Quick Memo

.

Kekurangan

  • tidak ada slot Micro SD
  • Batere tidak bisa diganti-ganti
  • hasil kamera kurang memuaskan



Kembali ke atas
BACA INI JUGA
11
18 Apr 2013
169
15 Apr 2013


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
LG Optimus L5 II Dual E455
Saudara Kembar Tak Serupa dengan Fitur Tambahan
34
Mei 14 2013
Samsung Galaxy S4 GT-i9500
Dimensi Baru Persembahan Galaxy
138
Mei 8 2013
Tabulet Troy Duos 3G
Telepon, SMS, Nonton TV, Menjadi Satu
9
Apr 18 2013
OPPO Find 5
OPPO, Kesan Pertama Sungguh Menggoda
55
Apr 15 2013
Nokia Lumia 620
Capable yet Affordable Windows Phone 8
169
Apr 15 2013
Asus Nexus 7
Nexus Pertama Berwujud Tablet
11
Apr 10 2013
HTC One
The One You've Been Waiting For
96
Apr 5 2013
Asus Padfone 2
Perangkat Hybrid Inovatif
11
Apr 5 2013
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.