TOP
REVIEWS
Review: Sony Xperia J ST26i
Desain Menawan dengan Baterai Jumbo
Oct 30 2012 1:29PM
Oleh Edwin
Nilai kami
(Cara Menilai)
8.6
87
115297

Setelah trio NXT (Xperia U, P, S) yang akhirnya menjadi quartet dengan masuknya Xperia SL. Kini Sony siap melempar trio baru yang diperkenalkan bulan Agustus lalu di acara IFA di Berlin. Sama seperti sebelumnya, trio baru ini mewakilkan berbagai lapisan pasar seperti Xperia T yang mengisi kelas atas, Xperia V yang mengisi kelas menengah, dan yang akan kami review saat ini Xperia J untuk kelas dibawahnya. Dibanderol dengan harga 2,5 jutaan, mampukah ponsel ini menarik hati pembeli? Silahkan baca review kami dibawah ini.

Spesifikasi Utama

  • GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
  • HSDPA 900 / 2100
  • Layar sentuh kapasitif TFT LCD 4-inci FWVGA (854 x 480 piksel) 245 ppi
  • Memori internal 4GB (766MB aplikasi, 2GB multimedia), RAM 512MB
  • Kamera 5 MP 2592 x 1944 piksel, autofokus, LED flash
  • Kamera sekunder VGA
  • Android ICS v4.0.4
  • Prosesor single-core Qualcomm MSM7225A 1GHz Cortex A5, GPU Adreno 200
  • Baterai Lithium Ion 1700 mAh

Paket Penjualan

  • Handset Xperia J
  • Baterai
  • Kepala charger
  • Kabel data
  • Headset
  • Manual
  • Kartu garansi


Desain dan Bodi
Teknokerz pasti masih ingat dengan ponsel Sony Ericsson Xperia Arc yang terinspirasi dari desain busur yang melengkung bukan? Xperia J rupanya juga mengusung konsep yang sama, dengan bagian belakang yang berpinggang, menambah kesan bergaya dan unik ke bodi yang berdimensi 124.3 x 61.2 x 9.2 mm dengan bobot 124 gram. Kelebihan dari desain melengkung dibagian belakang ini adalah kenyamanan ketika memegang ponsel terlebih penggunaan material plastik doff berlapis semacam karet (seperti yang digunakan Xperia miro) sehingga tidak licin dan mudah meninggalkan bercak jari.




Bagian muka diisi dengan LED notifikasi, sensor proximity, kamera sekunder, earpiece, layar 4-inci, tiga tombol fungsi Android (back, home, menu), dan mic. Bagian belakang diisi dengan kamera utama, LED flash, dan speaker. Sisi atas hanya diisi dengan port headset 3,5mm. Sisi bawah hanya terdapat lubang untuk menggantungkan aksesoris/strap. Sisi kiri ponsel diisi tombol lock/power, dan tombol volume, sedangkan sisi kanan ponsel diisi dengan port micro USB. Tidak ditemukan tombol kamera disini layaknya ponsel Sony kebanyakan.




Mirip seperti Xperia miro, Xperia J juga memiliki LED notifikasi di bagian bawah, yang tidak terlihat jika LED tersebut tidak menyala karena berada di dalam tertutup oleh bezel. LED ini memiliki pilihan warna sesuai dengan warna tema yang ada (terdapat 7 tema). Tombol fungsi Android juga dilengkapi dengan backlight, sehingga anda tidak akan kesulitan jika mengoperasikan ponsel ini di ruangan gelap.




Urusan layar, Xperia J diberikan layar LCD TFT berukuran 4-inci dengan resolusi FWVGA (854x480 piksel). Kualitasnya terlihat bagus, baik dari segi sudut kemiringan, kecerahan dan tingkat kontras yang baik,meskipun tidak ditemukan informasi bahwa ponsel ini dibenamkan fitur mobile BRAVIA atau tidak. Tampilan dilayar juga terlihat halus. Namun untuk penggunaan diluar ruangan, kejernihan layar ini tertutup oleh kaca depan (Gorilla glass) yang reflektif.

Antar Muka
Dengan Android 4.0.4 ICS dikombinasikan UI Timescape khas Sony, tampilan antar muka di Xperia J terlihat sama seperti Android Sony terbaru lain. Lockscreen terdapat dua buah slider, sebelah kiri untuk membuka layar dan sebelah kanan untuk masuk ke menu kamera. Seperti biasa, jika anda sedang mendengarkan musik maka bagian jam diatas akan berubah menjadi mini player. Homescreen terdapat lima halaman yang dapat dipersonalisasi dengan widget, shortcut, atau folder. Untuk melihat semua widget di homescreen dapat dilakukan dengan mencubit layar.




Jendela notifikasi tampil standar ICS hanya terdapat jalan pintas ke menu setting. Menahan tombol home akan menampilkan recent apps. Untuk drawer aplikasi satu halaman memuat 12 ikon aplikasi. Posisi ikon dapat diatur sesuai preferensi atau berdasarkan kategori yang sudah diberikan.




Untuk urusan performa sayangnya kecantikan bodi tidak diikuti kecantikan dalamnya. Berbekal prosesor single-core 1GHz, RAM 512MB dan menjalankan UI terbaru kombinasi Android ICS, performa Xperia J terasa lambat saat keluar masuk aplikasi dan saat melakukan multitasking. Untungnya jika anda sedang melakukan multitasking sambil mendengarkan musik, keluaran suara tidak tersendat seperti yang terjadi di Xperia miro.

Urusan input teks masih sama, tersedia Xperia keyboard yang memiliki banyak fitur untuk personalisasi kenyamanan pengguna dalam melakukan pengetikan. Dengan layar yang luar, maka pengetikan dapat dilakukan tanpa ada kendala.


Sony Xperia J ST26i Review Gallery

Contact dan Messaging
Menu contact tampil seperti di Xperia miro, lebih simpel. Terdapat tiga buah sub menu dibagian bawah (contact, phone, groups), tombol membuat contact baru dikanan atas, bar pencarian, dan hadirnya bar abjad disisi kanan. Adanya kamera sekunder, berarti anda dapat melakukan panggilan video di ponsel ini.





Perpesanan pastinya dapat dikerjakan dengan baik. Hadir dengan tampilan yang simpel dan pastinya mudah untuk digunakan, urusan sms tidak menjadi kendala.



Kamera
Xperia J memiliki dua kamera, kamera sekunder beresolusi VGA, dan kamera utama beresolusi 5MP (2592 x 1944 piksel) dengan kemampuan autofokus dan dilengkapi LED flash. Sony menyediakan cukup banyak pilihan pengaturan disini untuk menyesuaikan kondisi pengambilan gambar agar hasil lebih optimal. Untuk hasil asli dapat diunduh disini.




Hasil pengambilan dalam ruangan terlihat cukup baik, meskipun terlihat sedikit pucat namun masih dapat ditolerir, tingkat kedetilan juga cukup baik. Namun jika menggunakan flash, terutama dari jarak cukup dekat, hasil terlihat tidak bagus karena pencahayaan yang terlalu kuat.



Untuk luar ruangan sebenarnya pewarnaan sudah baik, cerah dan hidup, namun lensa kamera kurang dapat mengambil gambar dengan jarak jauh dengan baik, hasilnya terlihat buram tidak terlalu tajam.



Sony Xperia J ST26i Review Gallery

Perekaman Video
Sama seperti miro, kamera di Xperia J hanya mampu melakukan perekaman maksimal resolusi VGA saja (640 x 480 piksel). Anda juga dapat melakukan perekaman di ruangan gelap dengan bantuan lampu LED. Hasil perekaman akan disimpan dalam format MP4.




Multimedia
Dengan tampilan baru, gallery terlihat lebih segar dan lebih mudah dilihat, karena semua kumpulan foto dan video dijadikan ke dalam satu halaman yang diurutkan berdasarkan waktu pengambilannya atau bisa juga dilihat berdasarkan lokasi penyimpanannya. Jika ada foto yang mengandung data lokasi anda juga bisa melihat dalam bentuk peta. Untuk gallery online seperti facebook juga dapat ditampilkan dari menu gallery.





Pemutar video memiliki performa yang biasa saja cenderung kurang, karena hanya mampu memutar video beresolusi maksimal VGA dengan format MP4 dan 3GP. Masalah tampilan sama seperti ponsel Sony ICS lain simpel dengan hanya menghadirkan tombol play/pause.



Pemutar musik Xperia J memiliki performa yang lebih baik daripada Xperia miro, meskipun dari segi tampilan dan fitur dapat dikatakan seratus persen sama. Masih hadir juga pengaturan equalizer baik preset maupun manual, terlebih dengan fitur clear bass yang membuat keluaran suara lebih mantap. Kualitas speaker seperti biasa meskipun diberikan fitur xLOUD, namun kekuatannya biasa saja, malah cenderung kurang bersih jika diatur dalam posisi maksimal. Satu hal lagi yang kurang memuaskan adalah peletakan speaker yang pas berada di tumpuan ketika ponsel diletakan dalam posisi layar berada diatas, sehingga keluaran suara akan terhalang.





Bosan dengan koleksi musik yang ada? Masih setia menemani, fitur radio fm dengan tampilan sangat sederhana seperti di Xperia miro.



Browser
Dalam kondisi default Sony sudah memberikan tiga macam browser seperti browser stok ICS, Chrome dan Opera. Browser stok ICS mampu melakukan multitab hingga 16 tab sekaligus, namun kinerjanya akan semakin menurun seiring makin banyaknya tab yang dibuka. Terlebih jika membuka situs berat bukan tidak mungkin akan terjadi force close. Untuk konten flash seperti video YouTube versi desktop dapat diputar dengan cukup baik disini.





Hasil tes HTML5, browser ini mendapatkan skor yang sama seperti Xperia tipo yakni 312 dengan 3 poin bonus. Skor Sunspider, browser ini mendapatkan angka 3015.8ms (semakin kecil semakin baik) lebih rendah dari Xperia miro. Browser Mark mencapai skor 49106.




Konektivitas
Xperia J berjalan di jaringan quadband GSM (850 / 900 / 1800 / 1900) dan dual band HSDPA (900/2100). Konektivitas lokal terdapat WiFi b/g/n, Bluetooth v2.1, A-GPS, microUSB v2.0, dan dukungan microSD hingga 32GB.

Benchmarking

  • Quadrant Standard: 2034 poin
  • AnTuTu Benchmark: 3427 poin
  • MultiTouch Tester: maksimal 2 sentuhan
  • NenaMark2: 19.3 fps
  • CamSpeed: 529 shutter time, 1533 image time, 1537 focus time

Sony Xperia J ST26i Review Gallery

Daya Tahan Baterai
Ini dia salah satu kelebihan dari Xperia J, dengan diberikan baterai lithium ion 1700 mAh, terlebih dengan spesifikasi hardware yang tidak wah maka baterai ini ini mampu menghidupi ponsel hingga seharian lebih, atau bahkan dua hari dalam penggunaan normal. Menurut informasi resmi pihak Sony, baterai ini mampu melakukan standby dalam jaringan 3G hingga 618 jam dan talk time hingga 7 jam 18 menit. Tapi semua perkiraan ini kembali lagi ke intensitas penggunaan dan kondisi jaringan dari operator yang digunakan.


Kesimpulan
Xperia J memang harus diakui memiliki desain yang menawan, layar yang dimilikinya juga tergolong bagus dan menarik mata untuk memandangnya. Apalagi kapasitas baterai yang besar, dimana faktor ini menjadi salahh satu faktor penting untuk dipertimbangakn dalam membeli ponsel sekarang ini. Namun sayang kecantikan luar ini tidak dibarengi dengan kecantikan dalam. Karena performa secara keseluruhan ponsel ini terasa pas-pasan. Masih sering terjadi lag disana-sini. Terlebih performa kamera yang kurang memuaskan.

Kelebihan

  • Desain menawan
  • Kualitas layar yang bagus dan tajam
  • Kapasitas baterai sangat mumpuni

Kekurangan

  • Performa ponsel pas-pasan
  • Hasil foto dari kamera kurang baik



Kembali ke atas
BACA INI JUGA
6
18 Jul 2014
38
14 Jul 2014
23
04 Jul 2014
49
04 Jul 2014


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Asus Memopad HD 7
Tablet Entry Level dengan Stamina Tinggi
6
Jul 18 2014
Samsung Galaxy S5
5emakin Mengerti Anda
38
Jul 12 2014
Himax Pure III
High to the Max with Octa-core
23
Jul 4 2014
Xperia T2 Ultra dual
Si Mata Besar nan Tampilan Bening
49
Jul 4 2014
LG G3
Simple for the New G
28
Jun 27 2014
OPPO Yoyo
Mengayun di Kelas Mid-end
18
Jun 20 2014
Sir Lancelot's Armor - Holy Grail Screen Protector
Pelindung Layar Tahan Peluru
1
Jun 11 2014
OPPO Find 7a
Temukan Performa Sangar
12
Jun 10 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.