TOP
REVIEWS
Review: Samsung WB850F
Kamera Saku Jalan-jalan, Ber-GPS dan WiFi
Aug 10 2012 2:15PM
Oleh Husodo
Nilai kami
(Cara Menilai)
8.4
9
10960

Perkenalan

Samsung WB850F merupakan kamera compact seri penerus WB750 tahun lalu dan hadir bersama WB150F di 2012.

Samsung WB850F hadir dengan resolusi 16,2MP, berkemampuan 21x optical zoom dengan lensa Schneider-Kreuznach Varioplan. Zoom ini setara dengan 23-483mm dan cocok bagi yang suka jalan-jalan (traveller). Ukurannya yang tak terlalu besar membuatnya pas di saku kantong, dan panjang zoom sangat membantu memotret objek jauh.


Tak hanya itu, Samsung WB850F juga ditanamkan teknologi GPS (Global Positioning System) dengan Live Landmark yang membantu Teknokerz mencari lokasi-lokasi bagus di sekitar Anda. Juga fitur Wi-Fi yang memudahkan mentransfer foto atau video ke PC, atau bahkan langsung mengunggahnya ke Facebook. Tidak perlu khawatir tidak tahu jalan atau arah, selain GPS juga disediakan map (peta) yang bisa diunduh (via komputer dan disimpan ke SD card). Berbagai peta di penjuru Negara bisa dipakai, termasuk Indonesia. Juga terdapat kompas digital untuk mengetahui arah mata angin.

Untuk urusan video, kamera ini mampu merekam hingga resolusi Full HD. Layarnya menggunakan teknologi AMOLED berukuran 3 inci dengan 614.000 titik membuat preview foto dan video menjadi lebih berwarna.

Desain dan Menu Kontrol

Bentuk body Samsung WB850F tidak terlalu besar. Mirip dengan kamera saku pada umumnya, namun dengan handgrip yang membantu menggenggam kamera ini. Ukurannya yang tak terlalu besar membuatnya pas di kantongi. Namun tak ketinggalan case (tas kamera) kecil juga dimasukkan pada paket penjualan.


Pada body bagian atas terdapat flash yang bisa di tutup/buka, speaker kanan/kiri, tombol power, shutter dan zoom, serta menu kontrol utama. Menu kontrol utama ini terdiri dari menu SMART, Program, A-S-M, Scene, Foto, Wi-Fi, GPS, dan video. Pada body bagian depan terdapat lensa dan lampu assist. Pada body bagian bawah terdapat ulir tripod dan baterai/slot memori SD. Pada body bagian belakang terdapat tombol record video dan drive speed, tombol menu, Fn, Preview, Trash, tombol empat arah yang juga bisa diputar, serta termasuk menu cepat Display, GPS, Compass dan Timer. Sementara di sisi kanan body terdapat port HDMI, AV/data transfer/charge, dan gantungan.





Flash yang terdapat pada Samsung WB850F letaknya tersembunyi . Tidak seperti letak flash yang biasanya ada di depan body, flash di WB850F ada disembunyikan di dalam body bagian atas. Terdapat sebuah tombol untuk menaikkan (membuka) flash ini. Sebenarnya Samsung sudah menyiasati lensa panjang yang ada di kamera ini dengan letak flash yang lebih tinggi. Namun ketika kami mencoba memotret menggunakan flash, objek yang berada sangat dekat, sebagian sinarnya terhalang oleh lensa yang panjang. Berbeda dengan objek agak jauh, sinar flash keluar dengan baik. Satu yang menjadi catatan adalah, ketika tombol flash ditekan, flash keluar (ke atas) dengan cepat dan menimbulkan suara agak keras.


Tombol-tombol yang disediakan ini memudahkan penggantian atau perubahan mode pemotretan. Layarnya yang berukuran 3 inci membuat gambar yang dipreview cukup lega, ditambah teknologi AMOLED yang membuatnya lebih clear dan kontras.

Samsung WB850F Review Gallery

Performa

Kami melakukan uji tes kecepatan waktu start up pada Samsung WB850F. Hasilnya untuk siap memotret dalam mode SMART, diperlukan waktu 3 detik. Sementara untuk mode video diperlukan waktu yang lebih lama, yakni 4 detik.

Samsung WB850F memiliki beberapa opsi resolusi pengambilan gambar, yakni 4608 x 3456 (16M), 4608 x 3072 (14M), 4608 x 2592 (12M), 3648 x 2736 (10M), 2832 x 2832 (8M), 2592 x 1944 (5M), 1984 x 1488 (3M), 1920 x 1080 (2M), dan 1024 x 768 (1M). Kami mencoba melakukan pengambilan gambar menggunakan mode Drive, atau continuous shoot. Pada mode ini terdapat pilihan Bracket, Single, Precapture, 3fps, 5fps, dan 10 fps. Pada mode 3fps, 5fps dan 10fps tertulis hanya mampu mengambil gambar max 8. Kami mencoba ketiga mode ini dan continuous tertinggi memanglah 8 foto pada resolusi 16MP. Hebatnya, Samsung WB850F dapat mengambil 8 foto secara kontinyu dengan resolusi maksimal 4608 x 3456 (16MP). Kemampuan ini sedikit diatas kamera DSLR kelas menengah yang biasanya hanya mampu mengambil foto kontinyu 5-8 kali.

Untuk urusan movie, WB805F memiliki opsi pilihan resolusi Full HD (1920 x080), HD (1280 x 720), VGA (640 x 480), dan QVGA. Untuk frame rate-nya, disediakan 30fps, 240fps, hingga 480fps. Namun untuk frame rate tinggi, resolusinya hanya 368 dan 224, sementara untuk resolusi Full HD sudah mendukung frame rate 30fps.

Untuk fokus, kamera ini terbilang cepat dan baik. Kami mencoba fokus saat melakukan foto maupun video, hasilnya focusing pada modus foto lebih cepat ketimbang modus video, terutama pada saat pengujian pada zooming maksimal. Kamera ini juga terdapat pilihan fokus makro untuk mengambil gambar pada jarak yang sangat dekat. Lampu assist juga bekerja baik saat kondisi minim cahaya. Bisa dibilang, fitur fokus di kamera ini sudah mengalami perbaikan dari kamera yang pernah kami review sebelumnya, terutama pada modus video.

Proses kecepatan penyimpanan gambar ke dalam memory card tergolong standar. Kami mencobanya dengan memory card tipe SD Sandisk Extreme 16GB Class 10, dan hasilnya lumayan cepat dan lancar.

Baterai kamera WB850F adalah 1050 mAh. Kapasitas ini tergolong strandar dan mampu bertahan 3-5 jam pada penggunaan terus-menerus. Namun jika fitur GPS dihidupkan, tentunya baterai akan menjadi lebih boros. Ada baiknya fitur GPS digunakan seperlunya, agar tidak terlalu memakan konsumsi baterai.


Fitur

Pada modus Scene, terdapat delapan pilihan filter diantaranya Beauty Shot, Night, Landscape, Text, Sunset, Dawn, Backlight, dan Beach & Snow. Sementara modus Fitur khusus (gambar kamera dengan bintang) menampilkan delapan fitur diantaranya Panorama, Magic Frame, Split Shot, Picture in Picture, Artistic Blur, HDR, Creative Movie Maker dan 3D Photo.



Creative Movie Maker adalah sebuah fitur yang disematkan ke dalam WB850F yang memungkinkan pengguna membuat movie sederhana berjenis slideshow foto. Jadi, fitur ini bisa digunakan untuk membuat film slideshow foto/video dengan penambahan pilihan efek tema, musik latar belakang, dan resolusi outputnya (Full HD, HD dan VGA). Sementara fitur 3D memungkinkan pengguna mengambil foto 3D dan bisa dilihat hasilnya pada layar TV yang mendukung 3D. Fitur HDR membuat warna yang ditangkap menjadi lebih soft.

Samsung WB850F Review Gallery

Samsung WB850F Review Gallery

Fitur OIS (Image Stabilizer) yang juga disertakan dalam kamera ini sangat membatu pengguna. Ketika fitur ini aktif, shake (goyangan) yang sering terjadi saat memegang kamera dapat diredam. Terlebih jika pengguna memanfaatkan zoom yang panjang, karena biasanya ketika zooming objek jauh, shaking akan terlihat lebih terasa dibanding pengambilan wide. OIS bisa aktif dalam modus foto maupun movie.


Samsung WB850F juga dilengkapi dengan Wi-Fi. Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil foto secara jarak jauh –nirkabel dengan aplikasi Remote Viewfinder di smartphone iPhone dan Android. Fitur Wi-Fi juga bisa digunakan untuk MobileLink, yakni transfer foto ke smartphone. Juga terdapat menu Social Sharing, Email, Cloud, Auto Backup dan TV Link. Fitur TV Link memungkinkan pengguna memutar hasil video atau foto di TV yang mendukung DLNA.


Samsung WB850F Review Gallery

Selain itu, satu fitur baru yang ditambahkan adalah GPS (Global Positioning System). Fitur ini akan menampilkan peta dimana lokasi kita berada, dan juga terdapat kompas digital di pojok kanan atas layar. Fitur ini rasanya cocok untuk mendukung pengguna yang hobi travelling. Juga terdapat pemandangan POI jika diaktifkan. Tentunya pengguna sebaiknya berada di lokasi yang terbuka, agar sinyal GPS dapat dengan mudah terhubung dengan satelit.


Samsung WB850F Review Gallery

Kualitas Gambar dan Noise

Kami melakukan uji ISO pada kamera Samsung WB850F. Kamera ini memiliki range ISO dari 100, 200, 400, 800, 1600 dan 3200. Pada hasil percobaan tersebut, terlihat ISO 100 menghasilkan gambar yang jernih dan bersih. Sementara untuk ISO 800, noise sudah mulai terlihat. Berikut ini adalah perbandingan ISO Samsung WB850F:

SAM_0105

iso

Untuk urusan lensa, kamera WB850F ini menggunakan lensa Schneider KREUZNACH VARIOPLAN ZOOM. Pada contoh gambar yang kami ambil pada daun berwarna hijau, gambar terlihat jelas dan tajam.

zoom

Samsung WB850F Review Gallery

Samsung WB850F Review Gallery

Samsung WB850F Review Gallery

Movie

Pada modus movie, kami mencoba melakukan perekaman pada lokasi pemandangan. Yakni pada sebuah persawahan berlatar belakang pegungan, pepohonan, perubahan cahaya dan zooming. Video di bawah ini diambil dengan resolusi Full HD dan Auto White Balance:

Seperti yang bisa disaksikan, beberapa nilai plusnya adalah focal range-nya panjang, fitur stabilizer dan gambarnya terbilang tajam. Namun seperti yang dilihat, kami menemukan WB850F mengalami kesulitan ketika mencari fokus puncak gunung yang tertutup kabut, serta cahaya yang kadang gelap saat zoom maksimal. Sementara jika focal range pada posisi normal (wide), fokus dan pencahayaan berjalan dengan baik.

Samsung WB850F Review Gallery

Contoh Foto

SAM_0066

SAM_0075

SAM_0072

SAM_0074

SAM_0018

SAM_0071

SAM_0015

SAM_0048

SAM_0060

Kesimpulan

Samsung WB850F merupakan salah satu kamera saku yang cocok untuk Teknokerz yang hobi jalan-jalan. Kamera ini memiliki resolusi 16 megapiksel dan kemampuan 21x optical zoom. Dengan focal range yang panjang tersebut, pengguna tidak perlu membawa berbagai macam kamera dengan lensa panjang. Ditambah dengan layar 3 inci berteknologi AMOLED, membuat gambar yang ditampilkan terlihat sangat hidup.

Untuk urusan konektifitas, kamera ini dilengkapi dengan Wi-Fi dan GPS. Gabungan kedua fitur ini memang sangat berguna bagi pengguna. Konektifitas Wi-Fi bisa digunakan untuk memotret jarak jauh dengan smartphone, transfer foto/video secara nirkabel, menampilkan foto/memutar video secara nirkabel ke layar TV, atau bahkan langsung mengunggahnya ke layanan jejaring social maupun situs khusus berbagi foto.

Sementara fitur Global Positioning System (GPS) sangat membantu untuk mengetahui posisi geografis. Layanan peta dari Navteq akan menampilkan dimana posisi berada, juga Poin of Interest yang ada di sekitarnya, sehingga pengguna mendapat informasi lain mengenai spot-spot yang bagus untuk diabadikan.

Kelebihan:

  • Layar AMOLED
  • Konektifitas Wi-Fi dan HDMI
  • Fitur GPS, peta, dan kompas digital
  • Zoom panjang
  • Video Full HD
  • Hasil tajam
  • Mampu memotret hingga 10fps

Kekurangan:

  • Jika fitur GPS diaktifkan, baterai lebih boros dan cepat panas
  • Sesekali pencahayaan kurang akurat, terutama saat zoom maksimum
  • Sesekali autofokus agak susah, terutama pada saat zoom maksimum dan kondisi objek tidak jelas



Kembali ke atas
BACA INI JUGA
25
18 Sep 2014
14
18 Sep 2014
121
01 Sep 2014
18
01 Sep 2014


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Nokia Lumia 530
Si Entry Level Paling Smooth
25
Sep 18 2014
ASUS Zenfone 4S
Penyempurna Lebih Manusiawi
14
Sep 15 2014
ASUS Fonepad 7 (FE170CG)
Tablet Murah All-Around
3
Sep 1 2014
LG G3 vs Samsung Galaxy S5
Pertarungan Berdarah Dua Korea
25
Aug 29 2014
Sony Xperia T3
Tipis Bodi Tebal Konektivitas
31
Aug 25 2014
Oppo N1 Mini
Untuk Selfie yang Lebih Baik
6
Aug 21 2014
Asus Memopad HD 7
Tablet Entry Level dengan Stamina Tinggi
10
Jul 18 2014
Samsung Galaxy S5
5emakin Mengerti Anda
42
Jul 12 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.