TOP
REVIEWS
Review: Sony Xperia Go ST27i
Xperia Tangguh untuk Para Petualang
Aug 09 2012 9:41AM
Nilai kami
(Cara Menilai)
8.9
129
70469

Sebagai penerus Xperia Active,Sony Xperia Go mengincar kelas menengah dengan harga Rp. 3 juta. Smartphone Android ini dilengkapi dengan layar 3,5 inci beresolusi HVGA (480x320), kamera 5MP dan rating IP67, level ketahanan yang sama dengan Xperia Active. Kini ditenagai prosesor dual core NovaThor 1GHz Cortex A9 dengan GPU Mali400 dan RAM 512MB, ponsel ini masih menggunakan Android 2.3 Gingerbread, dan akan segera mendapat upgrade ke Android 4.0.

Paket Penjualan

  • headset standar MH410c
  • charger+kabel data
  • kartu garansi setahun
  • Startup guide
  • adapter micro SIM ke SIM card standar


Tes Ketahanan Dalam Air

Sebagai ponsel bersertifikat IP67 yang diklaim oleh Sony bisa digunakan sampai kedalaman air 1 meter, membuat kami penasaran untuk mencobanya. Memang tidak terlalu ekstrim, hanya memasukkan Go ke dalam mangkuk berisi air sambil memutar video HD dan menerima panggilan telepon. Di dalam air, tercatat respon layar terasa kurang bagus. Untuk di luar air, dalam kondisi tangan maupun layar yang basah tidak ada masalah dalam hal respon layar. Ketika ponsel masuk ke air, tombol kapasitif di bawah layar merespon terhadap tekanan air, namun beberapa saat kemudian ketika sudah masuk full, tidak ada masalah. Silakan tonton video berikut untuk lebih jelasnya.


Desain dan Bodi
Bentuk dari Xperia Go benar-benar beda jika dibandingkan Xperia Active yang sangat gaul dan sporty dengan warna putih. Masih memiliki ciri khas ala ponsel Xperia belakangan ini dengan desain elegan yang agak menyiku di sudut-sudutnya, sekeliling ponsel dilapisi bezel dengan bahan plastik yang bertekstur kasar. Di bagian bawah ponsel bagian tersebut membuat sebuah lekukan ke dalam. Ada lampu LED notifikasi di bagian kanan atas.

Bagian belakang adalah kover batere dengan bahan yang sama seperti bagian bezel tadi. Tangan tiap orang berbeda-beda, namun menggenggam ponsel ini kekasaran tekstur kover belakangnya sangat terasa, seperti menggenggam batu namun tentunya lunak. Untuk membersihkannya Anda harus menggunakan lap halus seperti lap kacamata, kalau menggunakan tisu, maka tisu akan hancur dan remah-remahnya nempel disana. Semua lubang yang memungkinkan air maupun debu masuk kedalam ponsel tertutup dengan rapat dan sempurna. Di sudut kanan bawah ponsel ada celah untuk strap, disitu juga merupakan pengungkit jika Anda ingin membuka kover. Membukanya cukup mudah, tidak seperti Xperia Neo L yang keras dan butuh tenaga ekstra. Kover belakang bahannya sangat tipis, sehingga ada rasa ngeri patah sewaktu membukanya.

Bagian dalam ponsel ini berwarna biru. Tidak seperti Xperia Active dimana bagian ini bisa dibuka lagi untuk slot batere, mikro SD dan kartu SIM, di Xperia Go bagian ini bersifat fixed. Imbasnya, Anda tidak bisa mengganti batre ponsel ini secara sembarangan. Sementara slot micro SD dan kartu SIM ada di bagian samping kanan. Dalam paket penjualan ada adapter untuk Anda yang kartu SIMnya sudah menggunakan jenis MicroSIM.








Layar
Mengalami peningkatan cukup besar dibanding Xperia Active dalam hal besar layar (3 inci vs 3.5 inci), hal tersebut tidak dibarengi dengan peningkatan resolusi layar. Masih menggunakan resolusi HVGA (320x480 piksel), dengan ukuran 3.5 inci, 165 ppi, setara dengan iPhone 3GS yang harganya tidak berbeda jauh dengan ponsel ini. Namun jika dibandingkan dengan ponsel Android harga serupa bahkan di bawahnya, seperti Sony Xperia U, Ray, Neo L, LG Optimus Black, Samsung Galaxy Ace 2, HTC Desire VC, semua sudah menggunakan layar FWVGA (854x480) atau WVGA (800x480). Jadi soal ketajaman layar, Xperia Go memang agak kurang. Untuk warna dan kontras memang cukup bagus terlebih di multimedia, karena ada Bravia Engine, namun untuk sudut penglihatan dirasakan kurang bagus. Warna yang dihasilkan cenderung kekuningan.


Input teks, Contact dan Messaging, Timescape
Keyboard yang tersedia untuk Xperia Go adalah Xperia Keyboard dengan fitur- fitur standar seperti bahasa penulisan, sugesti, quick fixes dan lain-lain. Dengan layar 3.5 inci, lebar ponsel kira-kira seperti iPhone, pengetikan 1 maupun 2 tangan masih tergolong nyaman.


Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Kontak sama dengan ponsel Android lainnya, bisa disinkronisasikan dengan akun Google, Facebook, Twitter dan akun online lainnya, Impor melalui kartu SIM dan micro SD, dan mengkoneksikan dengan backup dari PC Companion.

Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Untuk messaging yang tersedia adalah SMS, MMS, email melalui Gmail dan akun lainnya, serta Instant Messenger berupa Google+ Messenger dan Google Talk.

Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Timescape merupakan fitur unik dari smartphone Sony Xperia, menggabungkan Facebook, Twitter dan Foursquare ke satu tempat dengan tampilan scrolling yang menarik. Di sini juga Anda bisa melakukan update status ke Facebook maupun Twitter.

Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Antar Muka
Resolusi layar dan versi Android boleh sama, namun antar muka Go dan Active berbeda. Jika antarmuka Active masih menggunakan antar muka ala ponsel Sony tipe low-end, antar muka Go sudah menggunakan antar muka yang sama dengan Xperia S. Menggunakan Android 2.3.7, Xperia Go sudah dijanjikan akan adanya update ke Android 4.0 ICS oleh Sony. Dengan prosesor dual core 1GHz dan GPU Mali400 serta layar beresolusi rendah, performa Xperia Go bagus dan lancar baik pada perpindahan layar utama maupun untuk transisi efek-efek yang digunakan pun berjalan lancar.

Di layar lock Anda bisa langsung ke kamera dengan menyapu unlock slider ke kiri. Seperti biasa menu utama terdiri dari 5 halaman. Anda bisa menambahkan widget, folder maupun akses pintas disini. Cubit layar homescreen maka akan muncul Overview Mode. Sedangkan untuk menu utama karena keterbatasan ukuran layar maka ikon yang ditampilkan hanya 4 kolom x 3 baris yang tersusun secara horizontal. Susunannya dapat diubah semau Anda. Seperti ponsel Xperia gres lainnya ada berbagai macam themes warna untuk mengubah tampilan ponsel secara instan. Di bar notifikasi tidak ada apa-apa selain notifikasi tentunya.




Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Kamera
Persis dengan Active, Xperia Go disematkan kamera 5 megapiksel dengan autofokus dan LED flash, juga perekam video 720p. Dengan antar muka ala Sony yang mudah digunakan, fitur-fiturnya antara lain mode 3D sweep panorama, sweep multi angle, sweep panorama, berbagai macam scenes, mengubah tingkat EV, flash, resolusi, smile detection, ISO, white balance, metering, geo taging dan shutter sound. Penggunaannya cukup mudah, namun sayangnya tidak ada tombol kamera fisik. Untuk mode fokus ada mode single autofokus, multi autofokus, face detection, touch focus dan infinity. Sementara metode penangkapan gambar bisa melalui tombol on screen, bisa juga menggunakan sentuhan pada layar (touch to capture). Sayangnya, seperti Xperia Active, tidak ada kamera depan di Xperia Go, jadi Anda akan kesulitan jika ingin narsis di dalam kolam renang.


Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Hasil kamera cukup bagus, meski dalam kondisi indoor noise-nya merajalela.Lampu flash juga terasa kurang membantu. Namun untuk kondisi outdoor maupun berkelimpahan cahaya, hasilnya bagus dan cukup jernih. Silakan klik foto-foto berikut untuk melihatnya dalam kondisi full-resolution.

Makro outdoor:
DSC_0032

Outdoor:

DSC_0027

Indoor tanpa flash:

DSC_0020

indoor dengan flash:

DSC_0021

Makro indoor:

DSC_0017

Perekam Video
Untuk perekam video yang sudah bisa merekam sampai resolusi HD 720p, fitur-fiturnya antara lain Scenes, tingkat EV, flash mode, focus mode, face detection, white balance, metering, image stabilizer, dan metode capturing dengan on-screen button maupun touch capture. Hasil rekaman video cukup bagus dan gerakannya mulus. Bitrate yang dihasilkan adalah 12000kbps, dengan framerate 30 frame per detik, menghasilkan file video sebesar 90MB untuk tiap menit video 720p yang dihasilkan. Memang cukup berat jika dibandingkan Xperia Neo L yang hanya 45MB/menit, namun dengan bitrate hanya separuh Xperia Go, tentu kualitasnya lebih bagus Xperia Go.

Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Galeri Foto dan Video, Pemutar Musik, Radio FM
Ponsel ini menggunakan galeri standar ponsel Android 2.3 Gingerbread, namun ditambahkan integrasi Facebook yang cukup mendalam, foto-foto Anda dari Album Facebook di akun Anda tampil disini, namun tentunya untuk melihat foto-foto tersebut diperlukan koneksi internet. Ada fitur edit sederhana seperti Crop, Rotate, melihat detil-detil foto, serta memutar slideshow untuk folder pada galeri. File bisa di-share melalui bluetooth, Facebook, Gmail, Messaging, Picasa, DLNA dan WhatsApp serta tentunya beberapa aplikasi lain yang Anda install.


Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Seperti biasa Sony enggan menyematkan pemutar video terdedikasi untuk ponsel-ponselnya, semua video tergabung dengan galeri foto. Fitur-fiturnya hanya ada pause, fast forward dan backward saja. Untuk format video yang bisa diputar dengan sangat lancar antara lain: .mp4 resolusi 720p, .mov 720p, avi (DivX/XviD). Untuk format mkv resolusi 720p memang terputar namun tidak mulus dan agak patah-patah, meskipun suara tersinkronisasi dengan gambar. Memang Xperia Go sudah menggunakan Bravia Engine, namun resolusi layar yang agak kurang untuk ukuran layar 3.5 inci membuat kenikmatan menonton video tidak senikmat di Xperia U yang beresolusi FWVGA.

Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Pemutar musik Xperia Go tampilannya sama dengan Xperia Ion, pemutar musik powerful yang memiliki banyak fitur dan tampilan yang bagus. Fitur-fiturnya antara lain edit informasi lagu, album art yang dapat dimasukkan secara manual, melakukan pencarian video klip dari lagu yang sedang diputar di Youtube, mencari info si pemusik di Wikipedia, mencari lirik, juga versi karaoke di Youtube. Pembagian lagu antara lain berdasarkan track, album, artis, playlist, SensMe Channels, dan My Favorite. Tentu saja Anda bisa membuat playlist sendiri dengan mudah. Selain itu ada mode shuffle dan mode repeat. Untuk pengaturan-pengaturan efek suara yang ada adalah equalizer (membuat pengaturan sendiri atau memilih eq standar seperti Rock, Jazz, Pop dan lain-lain), fitur Headphone Surround untuk efek suara 3 dimensi ketika mendengar lagu menggunakan headset baik itu Studio, Concert, fitur xLOUD untuk meningkatkan tingkat kebisingan loudspeaker ponsel. Namun meski sudah mengaktifkan xLOUD namun keluaran suara dari loudspeaker tidak terlalu kencang. untuk mendengarkan radio, Anda harus menggunakan headset yang berfungsi sebagai antena. ID stasiun bisa ditampilkan (kalau memang ada)


Sony Xperia Go ST27i Review Gallery

Konektivitas
Xperia Go berjalan pada jaringan Quadband 850/1800/1900/2100 dan HSDPA 900/2100. Konektivitas lainnya adalah a-GPS, bluetooth 3.0, WiFi (802,11 b/g/n) dengan kemampuan DLNA dan WiFi hotspot, dan micro USB (sebagai mass storage dan PC sync menggunakan Sony Ericsson PC Companion).


Web Browser
Performa web browser saat melakukan streaming video Youtube langsung dari browser cukup bagus. Memutar resolusi 720p memang patah-patah, namun tidak ada keuntungannya memutar video 720p di layar HVGA. Video 480p terputar dengan sangat lancar, baik mode fullscreen ataupun tidak. Performa keseluruhan saat membuka situs yang dipenuhi konten juga secara keseluruhan bagus dan smooth, dengan maksimal tab yang bisa dibuka sampai dengan 8 buah. Selain itu ada berbagai pengaturan standar browser seperti history, cookies, javascript dan lain-lain.


Sony Xperia Go ST27i Review Gallery


Benchmarking
Quadrant Standart: 2289 poin
Mutitouch Tester: maksimal 4 sentuhan
NenaMark2: 42,5 fps
CamSpeed: lihat foto
SunSpider: 2690,5 ms
BrowserMark: 69321 poin







Daya tahan Batere

Dengan kapasitas batre hanya 1305 mAh, sulit berharap banyak dari Xperia Go dalam hal ketahanan batere. Apalagi batre tidak bisa menggunakan spare sebab letaknya fixed. Untuk ketahanannya, bertahan selama jam kerja 9 to 5 saja sudah cukup bagus jika penggunaan Anda cukup hardcore.


Kesimpulan

Ponsel dengan ketahanan air dan debu memang jarang-jarang ada. Xperia Go memasuki celah pasar yang masih terbuka lebar ini, namun tentunya mengorbankan beberapa fitur dibandingkan dengan ponsel yang harganya di sekitaran Rp. 3 juta, misalnya Xperia Sola yang menggunaan prosesor dan GPU yang sama dengan Go, namun layarnya sudah menggunakan resolusi FWVGA. Selain itu ada HTC Desire VC, namun ponsel Dual SIM itu masih menggunakan prosesor single core. Untuk harga yang sedikit lebih murah Anda bahkan bisa mendapatkan ponsel dual core mid-end dengan layar lebih bagus semisal Xperia Sola, Xperia U, Samsung Galaxy Ace 2. Namun seperti yang disebutkan tadi, Xperia Go merupakan ponsel unik tanpa banyak pesaing. Yang pasti ponsel ini cocok untuk para petualang (bukan kelas berat) dengan fitur yang bisa dibilang sudah modern. Pilihan ada di tangan Anda.

Kelebihan:

  • Tahan air dan debu
  • Performa bagus dengan prosesor dual core
  • Perekam video bagus untuk ukuran 720p
  • slot micro SD

Kekurangan:

  • masih menggunakan Android 2.3 Gingerbread (akan ada update ICS)
  • Resolusi layar kecil di kelasnya
  • tidak ada tombol kamera



Kembali ke atas
BACA INI JUGA
18
26 Sep 2014
5
24 Sep 2014
49
18 Sep 2014
15
18 Sep 2014


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Sony Xperia C3 Dual
Akan Datang
18
Sep 26 2014
Andromax G2 QWERTY
Si Klasik yang Masih Dicari
5
Sep 24 2014
Nokia Lumia 530
Si Entry Level Paling Smooth
41
Sep 18 2014
ASUS Zenfone 4S
Penyempurna Lebih Manusiawi
15
Sep 15 2014
ASUS Fonepad 7 (FE170CG)
Tablet Murah All-Around
4
Sep 1 2014
LG G3 vs Samsung Galaxy S5
Pertarungan Berdarah Dua Korea
26
Aug 29 2014
Sony Xperia T3
Tipis Bodi Tebal Konektivitas
31
Aug 25 2014
Oppo N1 Mini
Untuk Selfie yang Lebih Baik
6
Aug 21 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.