TOP
REVIEWS
Review: Motorola RAZR MAXX
Baterai Kapasitas Besar Tidak Harus Tebal
Aug 06 2012 11:29AM
Oleh Edwin
Nilai kami
(Cara Menilai)
9.2
23
24212

Kami yakin Teknokerz sudah mengetahui ponsel keturunan klan RAZR namun dengan sistem operasi Android yaitu Motorola RAZR XT910. Motorola mendengar keluhan kebanyakan pengguna smartphone Android perihal masalah daya tahan baterai, yakni dengan merilis ponsel dengan kekuatan dan rupa yang sama dengan RAZR XT910, namun dengan kapasitas baterai yang lebih besar hampir dua kali lipat dari sebelumnya 1780 mAh ke 3300 mAh. Dengan dibanderol 5,5 jutaan, kira-kira pantaskah ponsel ini untuk anda miliki? Silahkan baca review kami dibawah ini.

Spesifikasi Utama

  • GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
  • HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
  • Layar sentuh kapasitif super AMOLED 4.3 inci qHD (540 x 960 piksel) (256 ppi)
  • Corning Gorilla Glass
  • Memori internal 16GB, RAM 1GB
  • Kamera 8MP (3264 x 2448 piksel) autofocus LED flash
  • Kamera sekunder 1.3MP
  • Perekaman Video HD 1080p
  • Android v2.3.6 (Gingerbread), upgradeable to v4.0 ICS
  • Prosesor Dual core 1.2 GHz Cortex A9, Power VR SGX540
  • Baterai non-removeable Lithium Ion 3300 mAh

Paket Penjualan

  • Handset RAZR Maxx
  • Kepala charger
  • Kabel data
  • Headset
  • Manual
  • Kartu garansi


Desain dan Bodi
Desain dari RAZR MAXX ini 95 persen sama dengan RAZR XT910 sama-sama menggunakan bahan Kevlar pada bagian belakang dan bagian muka yang berupa kaca flat dari ujung ke ujung. Namun untuk RAZR MAXX ini memiliki ketebalan yang bertambah dari sebelumnya 7.1 mm menjadi 9 mm serta bobot dari 127 gram ke 145 gram, dan tetap dapat dikatakan memiliki bodi tipis mengingat kapasitas baterai yang diberikan sangat besar. Secara keseluruhan bodi ponsel ini memiliki dimensi 130.7 x 68.9 x 9 mm.



Yang menjadi ciri perbedaan dengan pendahulunya, terletak di bagian earpiece dari sebelumnya berwarna silver menjadi warna hitam dan bagian belakang antara bar yang berisi kamera led flash, speaker dan permukaan Kevlar. Sebelumnya daerah ini berupa pinggang menuju ke bodi tertipis sedangkan pada RAZR MAXX bagian ini digabungkan tanpa kehadiran pinggang tersebut, menurut kami hal ini terlihat sedikit mengurangi kesan seksi yang dimiliki pendahulunya.


Meskipun ketebalan bertambah, tapi ada sisi positif juga ke ponsel ini, karena Motorola menjadi memberikan bagian belakang yang agar melengkung yang menambah kenyamanan saat bodi ponsel digenggam meskipun tetap terasa cukup besar ketika dimasukkan ke saku.

Pada bagian depan terisi dengan earpiece, led notifikasi, sensor proximity dan light, kamera depan, layar 4.3 inci, mic, dan empat tombol fungsi Android. Bagian belakang terlihat penuh di bagian atas, karena terdapat kamera utama, led flash serta speaker yang berbentuk garis, dan mic kedua dibagian bawah. Bagian kiri ponsel terdapat tombol lock/power, tombol volume.



Sedangkan bagian kanan terisi dua slot yang diberi tutup yaitu slot sim card berjenis micro dan kartu memori berjenis microSD. Bagian atas terdapat tiga port yaitu port HDMI, port microUSB, dan port headset 3.5mm. bagian bawah polos saja tidak terdapat apapun.



Layar
Untuk spesifikasi layar, kami melihat tidak ada perbedaan dengan pendahulunya, masih berjenis super AMOLED 4.3 inci PenTile Matrix. Kualitasnyapun sama, tampilan dari layar terlihat sangat kontras dan menyala, penglihatan dibawah sinar matahari juga masih cukup baik.

Antar Muka
Saat keluar dari box, RAZR MAXX masih menggunakan sistem operasi Gingerbread 2.3 namun jangan khawatir karena ketika anda melakukan cek update OTA sudah tersedia update ICS 4.0 yang berukuran sekitar 280MB. Untuk memberikan ciri khas Motorola RAZR MAXX ini menggunakan antar muka Motoblur.

Tampilan locksreen sudah terlihat perubahan yang diberikan Motorola. Saat anda menyentuh tombol kunci ditengah maka akan muncul empat jalan pintas ke menu phone, kamera, sms dan membuka kunci pastinya. Ada juga jalan pintas untuk mengubah profil suara dibagian kanan atas. Informasi tanggal dan waktu juga tertampil. Jika anda sedang memutar musik maka akan muncul juga mini player untuk mempermudah kontrol musik.



Halaman homescreen berisi lima halaman tetap yang tidak dapat ditambah atau dikurangi. Dalam kondisi default halaman homescreen sudah cukup penuh dengan widget-widget yang disusun oleh Motorola, bila tidak suka anda dapat mengubah semua susunan menjadi preferensi anda. Jendela notifikasi hadir standar, hanya ada jalan pintas ke menu setting. Untuk menghapus event yang ada disini cukup anda menggeser ke bagian kanan. Pada bagian bawah terdapat empat buah jalan pintas yang memiliki posisi tetap walau berganti halaman homescreen.



Untuk masuh ke drawer aplikasi anda cukup menekan tombol drawer aplikasi khas ICS dibagian tengah. Tampilan drawer aplikasi terlihat standar stock ICS namun Motorola memberikan ciri Motoblur dengan pilihan pengelompokan ikon menurut berbagai kategori, anda juga dapat menambahkan pengelompokan sendiri.



Karena berasal dari sistem operasi Gingerbread maka ponsel ini masih memiliki empat tombol di bodi yang menjadi agak kurang pas jika anda sudah update ke ICS. Biasanya ICS hanya membutuhkan tiga tombol yaitu tombol back, home dan recent apps. Di ponsel ini karena tidak terdapat tombol recent apps maka untuk memunculkannya anda harus menahan tombol home.
Untuk masalah performa kami tidak merasakan adanya gangguan, pergerakan antar menu-ke menu dan halaman ke halaman homescreen lancar dan smooth.


Masalah input teks, dalam kondisi default disediakan tiga pilihan yaitu Moto Chinese input, Moto English Input, dan Swipe. Tidak ada kendala untuk ini, luas layarpun sudah mumpuni untuk melakukan pengetikan baik diposisi potrait atau landscape.


Contacts dan Messaging
Motoblur menamai contacts dengan people. Menu ini berisi semua daftar contact anda yang dapat anda gabungkan dengan berbagai akun jejaring sosial, sehingga menciptakan daftar contact yang kaya informasi dan lebih menarik karena tampilan dengan foto yang diambil dari Facebook sebagai contoh.




Untuk urusan perpesanan masih sama menggunakan tampilan dan sistem bawaan stock Android. Percakapan akan ditampilkan dengan sistem threaded, tidak ada sesuatu yang spesial di menu ini.




Kamera
RAZR MAXX dipersenjatai dengan kamera utama beresolusi sama seperti pendahulunya yakni 8MP (3264x2448 piksel) dengan kemampuan autofokus dan ditemani LED flash. Ada juga kamera sekunder beresolusi 1.3MP dibagian depan.

Antar muka menu kamera di ICS tidak jauh berbeda dengan yang ada di Gingerbread, masih terdapat beberapa fitur seperti effects (b&w, sepia, negative, dll), modes (single, panorama, multi-shot, dll), dan lainnya. Yang cukup aneh tidak ada pemilihan resolusi untuk kamera, hanya disediakan dua pilihan yakni Widescreen (6MP) atau normal 8MP. Kemampuan autofokus cukup baik, saat kami melakukan percobaan mengambil gambar terlalu cepat sehingga di viewfinder masih terlihat belum fokus cenderung buram, namun saat melihat hasilnya kami cukup terkejut karena gambar tetap fokus dan jelas.





Hasil kamera untuk dalam ruangan terlihat cukup baik, tidak timbul banyak noise namun kurang tajam cenderung pucat jika pencahayaan kurang. Jika menggunakan flash hasil terlihat lebih berwarna dan cukup tajam.


Tanpa flash


Dengan flash


Untuk luar ruangan hasil kamera terlihat cukup baik, cerah tapi kurang detil, untuk mode macro terlihat cukup detil. Untuk file aslinya dapat diunduh disini.



Motorola RAZR MAXX Review Gallery

Perekam Video
Dengan resolusi kamera 8MP, kamera di RAZR MAXX ini mampu melakukan perekaman HD hingga 1080p. Sedangkan kamera depan dapat melakukan perekaman hingga 720p. Pilihan effect, audio scene, mode, merupakan beberapa fitur yang masih hadir di tampilan antar muka kamera ICS. Untuk Video disediakan pilihan resolusi perekaman dari QVGA hingga HD+. Video akan disimpan dalam format MP4.





Multimedia
My Gallery berisi kumpulan foto dan video anda. Terdapat juga sinkronisasi dengan akun online seperti Facebook, sehingga anda dapat melihat-lihat album foto anda dan teman layaknya tersimpan di memori ponsel. Untuk tampilan terbagi menjadi beberapa kategori seperti Album, location, tags, timeline, dan folder. Untuk sorting dapat dilakukan berdasarkan abjad atau tanggal. Pergerakan zooming entah memang di atur tidak bergerak mulus atau memang adanya kekurangan sumber daya sehingga proses zooming tidak begitu menyenangkan.



Untuk memutar video harus dilakukan di menu my gallery karena tidak terdapat aplikasi terdedikasi. Awal membuka my gallery mungkin anda akan merasa sedikit bingung karena tampilan default adalah folder, namun jika anda melakukan sorting ke album maka akan terbagi jelas antara konten video dan foto.

Tampilan pemutar video sederhana saja, hanya menampilkan kebutuhan sangat basic seperti play/pause, informasi video dan ukuran asli video. Untuk format video kami mencoba beberapa format dan ada beberapa yang tidak dapat diputar seperti FLV, AVI. Lain hal dengan format mp4 yang dapat diputar hingga resolusi 1080p. Format WMV dapat terputar namun tersendat dan untuk tampilan subtitle tidak dapat ditampilkan.



Pemutar musik hadir dengan dukungan konten online untuk menampilkan lirik, dan informasi lain. Saat masuk anda akan disajikan beberapa submenu seperti my library, internet radio, dlna servers dan settings. Terdapat dukungan aplikasi MotoCast untuk melakukan streaming dan sinkronisasi musik ke PC. Kualitas keluaran suara melalui headset dapat terdengar baik, untuk keluaran melalui speaker terdengar tajam dan kencang jika diatur ke volume maksimal namun tidak pecah. Untuk menambah asik saat mendengarkan musik, terdapat pengaturan keluaran suara baik untuk headset atau speaker seperti equalizer, effects, surround.



Motorola RAZR MAXX tidak memiliki fitur radio fm, hanya terdapat fitur internet radio saja. Bagi anda yang gemar mendengarkan radio dapat mengakali ini dengan mengunduh aplikasi resmi stasiun radio tersebut yang kebanyakan saat ini sudah tersedia di berbagai platform.



Motorola RAZR MAXX Review Gallery

Browser
Urusan browser dapat diatasi dengan baik, terlebih dengan dukungan layar 4.3 inci, prosesor dual core 1.2 GHz pengalaman berselancar di dunia maya jadi mengasikkan. Proses rendering halaman web dan proses zooming dapat dilakukan dengan mulus. Fitur incognito dan multitab juga sudah didukung, anda dapat membuka tab hingga 16 tab secara bersamaan. Konten flash juga dapat dibuka, namun anda harus mengunduh aplikasi flash player 11 dahulu jika berada di ICS.




Saat melakukan tes html 5, browser di RAZR MAXX ini mendapatkan skor 280 dengan 3 bonus poin, untuk sunspider mendapatkan skor 1866.5ms (makin kecil makin baik).



Konektivitas
Masalah konektivitas di RAZR sudah mumpuni dan lengkap, mungkin hanya kurang NFC saja. Ponsel ini berjalan di jaringan quadband GSM dan HSDPA, jadi bukan menjadi kendala jika ponsel ini anda bawa ke negara lain.

Untuk konektivitas lokal terdapat Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth v4.0, A-GPS dengan dukungan GLONASS, port micro USB, port micro HDMI, dan slot microSD hingga 32GB. Namun sayang untuk kabel HDMI tidak diberikan di paket penjualan.

Benchmarking

  • Quadrant Standard: 3002 poin
  • AnTuTu Benchmark: 6199 poin
  • AnTuTu Tester: maksimal 10 sentuhan
  • NenaMark2: 35 fps
  • CamSpeed: 501 shutter time, 908 image time, 666 focus time

Motorola RAZR MAXX Review Gallery

Daya Tahan Baterai
Inilah letak keistimewaan RAZR MAXX yaitu daya tahan baterai. Seberti yang sudah kami singgung diatas, baterai di RAZR MAXX meningkat hampir dua kali lipat dari pendahulunya yakni menjadi 3300mAh dan masih tetap berjenis Lithium Ion serta non-removeable.

Baterai ini dikatakan mampu melakukan talk time hingga 17.6 jam nonstop dan stand by hingga 607 jam, dimana hingga saat ini belum ada smartphone yang mampu menandingi. Kami melakukan percobaan untuk memutar file video mkv 720p dengan brightness otomatis berdurasi sekitar 1 jam 30 menit, hanya menghabiskan 10 persen kapasitas baterai dengan sinyal wifi tetap terkoneksi internet (sebelumnya 58% menjadi 48%).


Untuk penggunaan normal, ponsel ini dapat bertahan hingga dua hari dalam sekali full charge, namun sekali lagi semuanya tergantung dari intensitas penggunaan dan kondisi sinyal operator.

Kesimpulan
Dengan selisih harga sejutaan, anda akan mendapat segala kelebihan yang ada di ponsel RAZR XT910 namun dengan kelebihan daya tahan baterai hampir dua kali lipat. Konsekuensinya, ketebalan ponsel akan bertambah +-2mm, tidak semenawan pendahulunya.

RAZR juga sudah mendapat update ICS sehingga pengalaman ber-Android anda akan terasa lebih menarik dan tidak tertinggal. Jadi kami bisa rekomendasikan RAZR MAXX untuk anda yang suka dengan desain khasnya, dan menginginkan ponsel Android yang mampu dibawa jalan-jalan tanpa khawatir akan kehabisan baterai, repot membawa charger, dan mencari-cari colokan listrik. Anda akan kembali merasakan nostalgia ketahanan baterai ketika ponsel-ponsel Nokia masih berjaya.

Jika anda tidak mengindahkan daya tahan baterai dan lebih memilih spesifikasi dan layar HD, anda dapat membandingkan ponsel RAZR MAXX ini dengan ponsel Sony Xperia S, HTC One S, dan Galaxy Nexus.

Kelebihan

  • Daya tahan dan kapasitas baterai yang besar
  • Desain yang bergaya dan (tetap) tipis

Kekurangan

  • Spesifikasi tidak ''wah'' (selain baterai) jika dibandingkan ponsel lain di range harga yang sama



Kembali ke atas
BACA INI JUGA


Jika Anda mengalami kesulitan mengakses komentar, kunjungi TeknoUp Mobile version
RECENT
REVIEWS
Elago S6 Outfit MATRIX iPhone 6 Case
Hardcase Premium Minimalis Berkualitas Tinggi
0
Oct 24 2014
Apple iPhone 6
Melunak dalam Keangkuhan
22
Oct 23 2014
Smartfren Andromax V3s
Dual Flash Dual Kamera
2
Oct 16 2014
Xiaomi Redmi 1S
Spesifikasi Menengah dengan Harga Bawah
23
Oct 8 2014
Sony Xperia C3 Dual
Selfie to the Max
30
Oct 3 2014
Smartfren Andromax G2 QWERTY
Si Klasik yang Masih Dicari
5
Sep 24 2014
Nokia Lumia 530
Si Entry Level Paling Smooth
42
Sep 18 2014
ASUS Zenfone 4S
Penyempurna Lebih Manusiawi
16
Sep 15 2014
MOST
COMMENTED
Konten TeknoUp.com yang paling banyak di komentari dalam 7 x 24 Jam.