Pembuat kamera terkemuka Olympus sedang berusaha keras menghindari kebangkrutan, namun mereka tampaknya mendapat angin segar dari raksasa elektronik Sony. Menurut Nikkei, dua perusahaan ini sedang melakukan negosiasi mengenai investasi senilai $623 juta dari Sony, yang akan membuat Sony menjadi pemegang sama Olympus yang terbesar, lebih dari 10 persen.
April lalu, Olympus dikabarkan memulai kerjasama dengan Fujifilm dan pembuat sistem medis Terumo dalam usahanya untuk bangkit dari keperkurukan akibat pendapatan yang mengecil, juga menghadapi skandal keuangan parah yang terjadi sejak tahun 90-an, yang mengakibatkan ada ketidak-cocokan akuntansi sebesar $ 1,7 miliar, menyebabkan para pemegang saham membuang saham mereka dan kapitalisasi pasar Olympus dipotong setengahnya. 2700 karyawan mereka juga akan dirumahkan.
Perwakilan dari Olympus tidak memberikan komentar untuk investasi Sony. Namun pastinya kedua perusahaan ini sedang berada di babak akhir diskusi dan akan menyelesaikan keputusan di bulan depan.









